Berita Olahraga

Pefutsal Tabalong, Shifa Lebih Memilih Potongan Rambut Pendek demi Keleluasaan Saat Bermain

Rambut pendek jadi pilihan pemain futsal Tabalong Siti Nurshifa, pefutsal yang bergabung dengan Seporta Bersinar ini tak masalah dianggap tomboy

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Eka Dinayanti
istimewa dari Shifa
Atlet futsal tim Seporta Bersinar Tabalong, Siti Nurshifa 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gadis dengan rambut pendek identik dengan kesan yang tomboi dan lebih maskulin.

Mereka biasanya juga digambarkan dengan busana yang lebih kasual dan terkesan boyish.

Namun hal tersebut tidak menjadi masalah bagi atlet futsal Tabalong, Siti Nurshifa.

Gadis berusia 17 tahun tersebut mengakui bahwa dengan mengenakan rambut pendek menjadi lebih leluasa dalam bermain futsal.

Baca juga: Tekan Ego Sendiri, Tips Miskiah Selama Menjadi Punggawa Tim Futsal Seporta Bersinar Tabalong

Baca juga: Takluk Atas Female FC, Futsal Putri Seporta Family Raih Peringkat Kedua di Sulung Bless Fourfeo

"Bagi saya anggapan tomboy itu tidak masalah, mau tomboy atau tidak tomboy, karena kita memiliki kepribadian masing-masing," ujarnya pada Sabtu (20/3/2021).

Menurutnya kecantikan dapat ditunjukkan melalui hati dan sikap, tidak hanya melalui potongan rambut.

Bakat Shifa dalam bermain futsal kini tengah diasah bersama tim Seporta Bersinar.

Latihan keras terus ia lakukan di mega banua Futsal sport center di Kota Tanjung Kabupaten Tabalong.

Selain itu, ia pun terus mengasah kemampuan dengan mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang ada di Kalsel dan sekitarnya.

Baca juga: PASI Balangan Siapkan Empat Atlet Demi Emas di Ajang Popda Kalsel 2021

Baca juga: Atlet Anggar Banjarmasin Humam Berambisi Cetak Prestasi

"Saya telah menggeluti futsal sejak SMP dan saya yakin ini merupakan passion saya," ujarnya.

Kemenangan bersama tim dan mampu menjadi pemain terbaik di suatu ajang menjadi kepuasaan diri baginya.

Lebih lanjut kata Shifa, menekuni olahraga keras tentu memerlukan ketahanan fisik yang kuat pula.

Selama berkecimpung di dunia futsal, tak jarang dia harus mengalami benturan keras dengan pemain lawan.

Namun hal itu tak membuatnya jera.

Bahkan ia semakin serius berlatih.

Sebab dukungan yang dapat agar menjadi pemain futsal putri profesional terus ditanamkannya di lubuk hatinya.

Apalagi dia juga memiliki mimpi suatu saat bisa membela Kalsel dan Indonesia diajang Nasional maupun internasional.

(Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved