Breaking News:

DPRD Banjarbaru

Komisi III DPRD Banjarbaru Kunjungi Command Center Ini Yang Diharapkan

Komisi III DPRD Kota Banjarbaru memantau Command Center Pemko Banjarbaru. Fasilitas ini menjadi salah satu cara untuk mengontrol jalannya pemerintahan

EMI LASARI
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru mengunjungi ruang Command Center Pemko Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (24/3/2021) siang. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru mengunjungi ruang Command Center Pemko Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (24/3/2021) siang.

Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari SE, mengatakan, Command Center Pemko Banjarbaru ini bisa menjadi salah satu cara untuk mengontrol jalannya pemerintahan di Kota Banjarbaru.

Melalui digitalisasi dengan adanya 40 titik CCTV di Kota Banjarbaru, dan juga bisa mengontrol semua website berupa data yang di buat dari SKPD.

"Di Command Center ini akan menjadi sebuah informasi jadi informasi kemudian alat kontrol dan kemudian apa data-data yang memang bisa disajikan untuk sebagai bahan bahan pertimbangan kita dalam mengambil keputusan keputusan strategis sehingga lebih efektif dalam konteks era digital sekarang," kata Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Banjarbaru tersebut.

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru foto bersama di ruang Command Center Pemko Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (24/3/2021) siang.
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru foto bersama di ruang Command Center Pemko Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (24/3/2021) siang. (EMI LASARI)

Ada beberapa masukan yang diberikan, di antaranya adalah peningkatan kemampuan dan keterampilan untuk operator harus dilakukan setiap saat.

"Sehingga, bisa berbanding lurus pada keperluan. Dan, input update data yang dimasukkan juga harus diupdate setiap saat agar informasi yang di dapat selalu terupdate agar tidak ada kesalahan data," sebut dia.

Lalu, kata politisi perempuan ini, input dan updating data yang dimasukkan itu juga harus di-update setiap saat, sehingga kemudian informasi yang masyarakat dapat dari Command Center Pemko Banjarbaru itu memang selalu ter-update.

"Sehingga, tidak tidak ada nanti kesalahan data yang bisa memunculkan kesalahan dalam pengambilan keputusan," imbuhnya.

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, diskusi dengan pejabat pemko di ruang Command Center Pemko Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (24/3/2021) siang.
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, diskusi dengan pejabat pemko di ruang Command Center Pemko Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (24/3/2021) siang. (EMI LASARI)

Ada beberapa hal juga yang harus diperbaiki ke depan misalnya salah satu yang Emi contohkan tadi membuka data Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Banjarbaru.

"Di situ belum terbaca lagi, mana ruas-ruas jalan yang belum terpasang PJU, misalnya. Nah, kami minta datanya sampai seperti itu, sedetail itu, sehingga itu bisa menjadi dasar membantu untuk mengambil keputusan," ucapnya lagi.

Dalam situasi pandemi saat ini, diharapkan dengan adanya 40 titik CCTV ini juga dapat menjadi pusat informasi data Covid-19.

"Termasuk pemantauan titik kerumunan aktivitas masyarakat, tetap harus dipantau," kata Emi. (AOL/*)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved