Breaking News:

Bisnis

Nilai Tukar Melemah, Ditutup di Rp 14.425 Per Dollar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami pelemahan di pasar spot, Rabu (24/2/2021).

wartakota
Kasir menunjukan uang dollar Amerika di tempat penukaran uang asing PT Ayu Masagung, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015). Nilai tukar rupiah hari ini mengalami koreksi harian terparahnya di 2015. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penutupan di pasar spot, Rabu (24/3/2021) kurang menggembirkan bagi nilai tukar rupiah.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami pelemahan di pasar spot, Rabu (24/2/2021).

Melansir Bloomberg, rupiah ditutup melemah 28 poin (0,2 persen) di level Rp 14.425 per dollar AS dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.396 per dollar AS.

Ibrahim Assuaibi Direktur PT TRFX Garuda Berjangka mengatakan indeks dollar AS mengalami pergerakan yang cukup tinggi selama empat bulan terakhir, terakhir di level 92,5.

Di sisi lain, stimulus besar-besaran di AS berdampak terhadap kenaikan yiel obligasi AS bertenor 10 tahun dan menguatnya Indeks dollar.

Baca juga: Kasus Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, KPK Tahan Dua Pegawai Kanwil BPN Kalimantan Barat

Baca juga: Harga Cabai Tinggi, Warga Palangkaraya Kalteng Pilih Kurangi Pembelian

“Pelemahan indeks dollar mengakibatkan mata uang rupiah terus mengalami pelemahan. Namun Bank Indonesia menjaga kondisi ini, dan terlihat pelemahan mata uang rupiah tidak menimbulkan kepanikan, ini karena sudah tidak adalagi amunisi bank sentral untuk menahan rupiah agar tidak melemah,” jelas Ibrahim.

Adapun beberapa opsi yang bisa dilakukan bank Indonesia untuk menstabikan mata uang rupiah yaitu menaikkan suku bunga, melepaskan rupiah atau mengontrol modal.

Ilustrasi rupiah dan dollar AS. Nilai tukar rupiah makin melemah akibat virus corona yang makin mebawah.
Ilustrasi rupiah dan dollar AS. Nilai tukar rupiah makin melemah akibat virus corona yang makin mebawah. (THINKSTOCKS)

“Kalau menaikan suku bunga untuk saat ini belum bisa di jalankan karena saat ini Indonesia dalam masa pemulihan dan akan memperburuk ekonomi dalam negeri. Mengontorl modal juga belum bisa karena pengaturan modal bertentangan dengan undang-undang,” tambahnya.

Imbal hasil Treasury AS, merosot ke 1,6 persen melanjutkan penurunannya dari tertinggi lebih dari satu tahun di 1,7 persen minggu lalu. Pelaku pasar juga khawatir dengan ketegangan antara China, AS, serta sekutunya.

AS, Uni Eropa, Inggris, dan Kanada akan memberi sanksi kepada pejabat China yang dituding terlibat dalam pelanggaran terhadap etnis minoritas di Xinjiang.

“Sanksi hak asasi manusia terhadap China yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, Eropa dan Inggris, yang mendorong sanksi pembalasan dari Beijing, menambah kekhawatiran pasar,” jelas dia.

Artikel sudah tayang di kompas.com dengan judul rupiah-melemah-sore-ini-dan-ditutup-di-level-rp-14425-per-dollar-as

Editor: M.Risman Noor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved