Berita Kotabaru
Jembatan Darurat di Sampanahan Selesai Dibangun, Maksimal Bisa Dilalui Bobot Lima Ton
Pembangunan jembatan darurat di perbatasan dan di ibu kota kecamatan (Gunung Batubesar), Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimant
Penulis: Herliansyah | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Pembangunan jembatan darurat di perbatasan dan di ibu kota kecamatan (Gunung Batubesar), Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan selesai dikerjakan.
Selesai sudah pembuatan dua jembatan di wilayah itu, aktivitas warga dari dan beberapa desa di kecamatan itu kembali lancar seperti biasa.
Pembangunan dua jembatan darurat dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotabaru, hanya sekitar lebih kurang sepekan. Pekerjaan dibantu alat berat.
Meski kontruksi bangunan menggunakan kayu. Untuk jembatan di perbatasan kayu digunakan batang pohon kelapa, sementara jembatan di Gunung Batubesar menggunakan kayu bakau.
Baca juga: Pemkab Kotabaru Ingin Punya Mobil Derek untuk Tertibkan Pelanggar Parkir
Baca juga: Warga Tarjun Kotabaru Kalsel Diajari Teknik Budidaya Lele yang Baik
Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru : Sembuh 7, Positif 5 Total 1.463 Orang
Walau menggunakan material kayu, dua jembatan sementara masih cukup maksima dilalui kendaraan baik kendaraan roda empat. Terlebih kendaraan roda dua.
Hal itu diungkapkan Camat Sampanahan, Ramhan dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Sabtu (27/3/2021).
"Sudah selesai keduanya dikerjakan. Selesai pembangunan hari Selasa lalu. Nyaman sudah dilalui kendaraan," ujar Rahman.
Maksimal kendaraan melintas maksimal 50 ton. Baik dari dan luar Kecamatan Sampanahan, Kotabaru.
Kepala Bidang Binamarga, Dinas PUPR Kotabaru Frans Subakti membenarkan dua jembatan darurat selesai dibangun. "Sudah selesai semua jembatan darurat 2 buah, ditambah 1 gorong-gorong precast," singkat Frans. (Banjarmasinpost.co.id/helriansyah).