Berita Tabalong

VIDEO Wisata Kalsel Persemaian KPH Tabalong Bisa Jadi Alternatif Wisata Edukasi

Persemaian KPH Tabalong selain menyemai ribuan bibit pohon, juga bisa menjadi wisata edukasi

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Sejak setahun terakhir ini Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah memilili lokasi khusus yang menjadi tempat persemaian bibit pohon.

Lokasi Persemaian KPH Tabalong ini sangat mudah ditemukan karena berada persis di tepi jalan raya trans Kalsel-Kaltim, tepatnya di wilayah Desa Simpung Layung, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel.

Apabila dari arah Banjarmasin menuju ke arah Kaltim, area Persemaian KPH Tabalong lokasinya berada di sisi kiri badan jalan dan ada ditandai dengan papan nama.

Di lokasi inilah disemaikan berbagai jenis bibit pohon diantaranya, bibit sengon, bibit pohon campuran seperti Sungkai, Trembesi dan jenis Multipurpose Tree Species (MPTS) lainnya.

KPH Tabalong juga turut memberdayakan masyarakat sekitar untuk menjadi tenaga lepas di persemaian. Sehingga masyarakat sekitar juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari membantu pekerjaan di persemaian, misalnya membuat polybag tanaman.

Bukan hanya sekadar menjadi tempat persemaian bibit pohon, di Persemaian KPH Tabalong juga bisa menjadi wadah belajar bagi masyarakat maupun pelajar.

Mulai dari cara membuat pupuk, membuat polybag, merawat bibit serta melakukan persemaian baik melalui cangkok, stek dan lainnya.

Sehingga Persemaian KPH Tabalong yang terbuka menerima kunjungan dari masyarakat umum ini sangat cocok juga menjadi alternatif tujuan wisata.

Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Zainal Abidin, yang ditemui dilokasi mengatakan, area persemaian baru dibuat pada Mei 2020. Latar belakang dibuatnya persemaian ini untuk mendukung program Revolusi Hijau Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel yang pelaksanaannya untuk di wilayah Kabupaten Tabalong.

"Seperti KTH (Kelompok Tani Hutan) menanam, masyarakat menanam, ada ASN menanam dan penghijauan lingkungan," jelasnya.

Sementara itu untuk lahan Persemaian KPH Tabalong ini, menurut Zainal, menggunakan tanah yang dipinjam pakai dari perusahaan PT Elbana Abadi Jaya.

"Luasan areanya ada sekitar 3 hektare, cuma yang kita manfaatkan saat ini ada sekitar 1 hektare," ujar Zainal.

Dengan baru memanfaatkan lahan sekitar 1 hektare maka di tahun 2020 bibit yang dihasilkan bisa mencapai sekitar 100 ribu batang.

Dimana jenis bibit yang disemai, untuk yang utama berupa pohon sengon, trembesi, sungkai serta jenis buah-buahan seperti jengkol dan petai. Sedangkan untuk tahun 2021 ini target bibit pohon yang disemai dinaikan menjadi sekitar 120 ribu batang.

Ditambahkannya, selain untuk mendukung Gerakan Revolusi Hijau, keberadaan Persemaian KPH Tabalong ini juga bisa menjadi sarana edukasi. Untuk itu, di Persemaian KPH Tabalong ini juga menerima pelajar yang magang untuk menambah pengetahuan dan keterampilan terkait persemaian.

"Saat ini ada siswa dari SMK Muara Uya dan SMK Haruai yang magang di sini, jadi mereka belajar teknis maupun administrasi persemaian," katanya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved