Kalsel Bergerak
Penjabat Gubernur Kalsel Minta Utamakan Persatuan dan Persaudaraan Selama PSU
Amanat Pj Gubernur Kalsel dibacakan Kepala Bakesbangpol Heriansyah pada Rapat Koordinasi Persiapan PSU Gubernur dan Wakil Gubernur di Banjarmasin.
Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sepakat dengan ketetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menjadwalkan penyelanggaraan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur berlangsung 9 Juni 2021.
Dikatakan Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, proses pilkada 2019 sudah terlaksana dengan lancar, meskipun pelaksanaan di masa pendemi Covid-19.
Kondisi ini, ujarnya, jadi tanggung jawab bersama untuk memelihara dan menjaganya. Termasuk, menghadapi persiapan dan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel.
Sedangkan PSU, menurutnya, tentu akan meningkatkan suhu politik. Terutama pada wilayah–wilayah yang melaksanakan.
Karenanya, diperlukan semangat persatuan menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi dengan isu-su yang memecahbelah kerukunan di masyarakat.
“Setinggi apapun suhu politik, kita semua harus selalu mengingatkan seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga persaudaraan, persatuan dan kesatuan masyarakat kita jangan sampai terbelah hanya karena beda pilihan Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujarnya melalui pidato sambutan yang dibacakan Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah, pada Rapat Koordinasi Persiapan PSU Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel di Banjarmasin.
Disebutkan, pelaksanaan PSU nantinya merupakan ujian bagi demokrasi Kalsel. Suksesnys PSU mencerminksn kematangan Provinsi Kalsel dalam menyelenggarakan pesta demokrasi.
Karena itu, KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel kiranya sudah mengambil langkah-langkah mempersiapkan tahapan PSU Pilgub Kalsel.
Seluruh komisioner KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel beserta seluruh jajarannya, kiranya dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara berintegritas dan profesional.
"Kita bersama-sama harus terus memantau dan memperhatikan proses PSU ini agar berjalan secara tertib aman dan lancar, termasuk memastikan tahapan PSU aman dari penularan Covid-19 yang masih menyebar cukup tinggi di daerah kita,” ujar Pj Gubernur .
Ia juga mengajak semua pihak, meningkatkan sinergi dan kerjasama sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing kelembagaan.
“Koordinasi harus kita lakukan secara berkelanjutan kita harus bergandengan tangan melibatkan TNI, Polri, Tokoh Agama, Masyarakat, ormas dan seluruh lapisan masyarakat, ” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji mengatakan, dalam pelaksaan PSU nanti, tidak ada dipastikan tidak ada tambahan daftar pemilih tetap (DPT). Justru dimungkinkan berkurang, semisal ada yang meninggal.
“Kami tadi malam sudah menerima surat dinas dari KPU RI bahwa yang akan diundang dalam PSU adalah yang masuk di 2020 lalu,” terangnya.