Breaking News:

Berita Balangan

Bupati Balangan Tak Akan Perbaiki Kerusakan Jalan Lingkar Timur Hingga Jembatan Paringin Ditangani

Pasca pengalihan arus lalu lintas khususnya angkutan berat ke Jalan Lingkar Timur, wilayah Paringin Kabupaten Balangan berdampak bagi pengguna jalan.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kerusakan jalan di Jalan Lingkar Timur, Paringin, Balangan diuruk batu sebagai penanganan menutup lubang akibat dilintasi angkutan berat 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Pasca pengalihan arus lalu lintas khususnya angkutan berat ke Jalan Lingkar Timur, wilayah Paringin Kabupaten Balangan berdampak bagi pengguna jalan.

Pasalnya, akibat hal tersebut, jalan pun kini mengalami kerusakan. Bahkan setiap harinya dianggap bertambah parah.

Peralihan arus lalu lintas yang dilakukan diketahui karena kerusakan lantai Jembatan Paringin di Balangan yang berada pada jalan nasional. Jembatan tersebut saat ini dibatasi untuk transportasi darat yang melintas. Bahkan telah dipasangi portal batas ketinggian 2,5 meter.

Bupati Balangan, Abdul Hadi menerangkan, kerusakan yang terjadi merupakan konsekuensi tidak bisa dilintasinya Jembatan Paringin. Sehingga mau tidak mau menggunakan jalan Lingkar Timur. Selain itu karena yang melintas merupakan angkutan berat, kerusakan pada jalan pun terjadi.

Baca juga: Guru SMAN 1 Paringin Kabupaten Balangan Senang Mengikuti Program Tular Nalar

Baca juga: BNNK Balangan Kampanyekan War On Drugs, Lanjutkan Program BNN Kalsel

Baca juga: Tekan Kekerasan Terhadap Anak, DPPPA Kabupaten Balangan Bentuk PATBM

"Kami tidak akan memperbaiki jalan Lingkar Timur kecuali Jembatan sudah diperbaiki. Karena percuma apabila dilakukan perbaikan karena angkutan berat akan kembali melintas dan akan rusak lagi," ucap Abdul Hadi, Rabu (31/3/2021).

"Sebagai penanganan sementara, kami akan melakukan penimbunan agar lubang yang ada di jalan tidak terlalu dalam," tambahnya.

Ia pun berharap perbaikan jembatan akan segera dilakukan. Sehingga penanganan jalan Lingkar Timur juga segera dilaksanakan.

Perihal kerusakan jalan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Balangan, Tuhalus juga menerangkan hal serupa. Sebagaimana arahan Bupati Balangan sebutnya, PUPR Kabupaten Balangan tidak melakukan perbaikan berupa beton.

Namun penanganan kerusakan jalan tetap dilakukan melalui tambal sulam lubang yang terdapat pada sepanjang jalan Lingkar Timur , Paringin, Balangan tersebut.

"Saat ini kami hanya melakukan pemeliharaan yakni menutup lubang menggunakan urukan batu. Masih sebatas itu," ucap Tuhalus.

Penanganan tersebut ucapnya dilakukan karena diprediksi kerusakan akan terus terjadi, bahkan bisa mencapai semua ruas jalan di Lingkar Timur.

Sejauh ini ucapnya sudah ada enam lubang besar yang telah dilakukan penanganan. Namun belakangan, banyaknya lubang di jalan tersebut, bahkan sudah tak terhitung lagi. Dimana awalnya hanya terdapat kurang lebih 11 lubang besar.

Saat ini, pengguna jalan yang melintas di kawasan itu pun diharapkan bisa bersabar. Dimana rencananya perbaikan secara menyeluruh akan dianggarkan pada tahun 2022, pasca rampungnya rekonstruksi lantai Jembatan Paringin.

Dinas PUPR Kabupaten Balangan jelas Tuhalus akan anggarkan perbaikan jalan kabupaten tersebut. Nilai yang diusulkan mencapai Rp 8,5 M. Dimana anggaran itu ditujukan pada perbaikan Jalan Lingkar Timur meliputi ruas jalan Gunung Pandau-Haur Batu dan Gunung Pandau-Muara Pitap. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved