Berita Banjarbaru

Musim Mancing di Kalsel Mulai Ramai, Penjual Umpan Tingkatkan Pasokan

Pemilik toko pancing di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar sediakan umpan yang laris dibeli pemancing. Pasokan datang dari pembudidaya jangkrik dan ulat.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Jangkrik siap jual, menjadi umpan pancing, di sebuah toko di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (1/4/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mancing adalah salah satu aktivitas yang menjadi hobi banyak orang.

Setiap hari, bisa melihat Pemancing di berbagai lokasi di wilayah Kalimantan Selatan yang banyak rawa-rawanya, juga sungai serta perairan lautnya yang kaya ikan.

Dan hobi tersebut menjadi peluang bisnis bagi penjual umpan pancing. Makanya, toko atau kios alat mancing bisa ditemukan di mana saja, sebab pangsa pasarnya memang luas.

Umpan adalah satu barang dagangan yang setiap hari dibeli Pemancing. Sebab itu toko atau kios alat mancing selalu menyediakan aneka umpan baik untuk mancing di sungai maupun di laut.

Baca juga: Wisata Kalsel, Pancing Nila Cuma Pakai Umpan Lumut di Embung Sidodadi Banjarbaru

Baca juga: Kabid Meninggal Karena Positif Covid-19, Kantor Diskominfo Banjarbaru Kalsel Sempat Dilockdown

Adalah umpan mancing di sungai yang biasanya banyak pembelinya. Umpan alami itu antara lain cacing, kroto, ulat, jangkrik, katak, udang kecil, sarang semut dan lainnya.

Harga umpan ini relatif terjangkau, bisa beli Rp 1.000, Rp 5.000 atau Rp 10.000 yang masing-masing umpan dijual dengan ukuran takaran tertentu atau bisa juga per ekor.

Pemilik Toko Alat Pancing di Kelurahan Guntung Payung Kota Banjarbaru, Cahyo, mengatakan, sejak pagi toko buka hingga menjelang petang selalu ada Pemancing beli umpan.

"Saat ini lumayan ramai pembeli umpan. Pagi, siang, sore selalu ada Pemancing yang beli umpan baik itu kroto, cacing, jangkrik, ulat dan lainnya," paparnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Wisata Kalsel, Mancing Dekat Jembatan Sungai Lulut Sambil Nikmati Keindahan Alam

Baca juga: Sukses Berbisnis Setelah Pulang dari LPKA Martapura, Yudi Diundang Berikan Motivasi untuk Andikpas

Bahkan dalam dua hari sekali ia harus memesan lagi stok umpan ke pemasok yang di antaranya adalah pembudidaya atau peternak khusus umpan mancing. 

"Iya, ada yang memasok. Cacing-cacing sudah dikemas dalam plastik berikut tanahnya. Begitupula jangkrik saya beli dari peternak, biasanya puluhan ribu ekor. Ulat dan kroto juga ada pembudidayanya. Sesuai pesanan berapa diperlukan, maka mereka yang antar ke kios," jelasnya. 

Tak berbeda dengan yang diungkapkan Sanah, pemilik Toko Alat Pancing di Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, juga ramai pembeli setiap harinya. Tak hanya menjual di kios, juga berjualan secara online. 

"Apalagi kalau yang beli itu rombongan pemancing, lumayanlah, cepat habis dagangan saya," tukasnya. 

Baca juga: Polda Kalsel Berlakukan Sistem Akses Satu Pintu, Pasca Penyerangan Mabes Polri

Baca juga: Usai Razia di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin, Barang Terlarang Ini pun Langsung Dihancurkan

Secara online biasanya hanya untuk pesanan. Misal ada yang minta sediakan umpan jangkrik sekian ekor atau dalam takaran tertentu, maka Sanah menyiapkan dan umpan diambil pembeli ke kios. 

Mengenai pemasok umpan ini, menurutnya, cukup banyak. Tak hanya pemasok dari seputaran Kabupaten Banjar, juga dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kota Martapura

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved