Ekonomi dan Bisnis
1 Ramadhan 1442 Semakin Dekat, Harga Bawang di Kalsel Relatif Stabil
Meski Ramadhan 1442 semakin dekat, namun harga bawang di Kalsel terpantau belum mengalami kenaikan yang signifikan.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meski Ramadhan 1442 semakin dekat, namun harga bawang di Kalsel terpantau belum mengalami kenaikan yang signifikan.
Dipasar Bauntung Banjarbaru, untuk harga bawang merah Eceran per kilogramnya bervariasi mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per kilonya.
"Itu tergantung bawangnya ya. Kalau bawang yang besar ada sampai Rp 25 ribu per kilogramnya," kata Ali pedagang bawang di pasta Bauntung Bnajarbaru, Jumat (2/4/2021).
Sedangkan harga bawang putih, juga relatif stabil di harga Rp 28.000 per kilogram.
Baca juga: Jelang Ramadhan hingga Lebaran 2021, Harga Tiket Pesawat Masih Dijual Dibawah Rp 1 Juta
Baca juga: Jelang Ramadhan 2021, Mukena Manset di Kalsel Laris Manis, Segini Harganya
Bagaimana ditingkat pedagang besar harga partai? Menurut pedagang besar di pasar lima Banjarmasin, Nurwati, harga ditokonya terbilang murah dan masih stabil.
"Kami jual Rp 19 ribu untuk bawang merah. Biasanya saya dalam seminggu 2 ton. Harga tersebut masih standar tidak naik," kata Nurwati.
Dijelaskan dia, Kalau pun naik harga bawang merah dia perkirakan hargamya berlangsung dua hari saja.
"Sebab kita juga mengaca dari Sulawesi. Kita ketahui di Sulawesi ini saat ini di bulan ketiga sedang panen besar bawang. Jadi kalau masuk ke Kalsel maka makin murah jadinya," kata dia.
Dia menjelaskan harga Rp 19 per kilo untuk bang merah itu adalah yang kualitas sedang.
"Kalau yang bawang ya kecil lebih murah. Kalau besar ada yang lebih mahal," kata Nurwati.
Adapun komoditi beras, harganya relatif standar. Ditingkat pengecer, harga paling tinggi beras paling mahal adalah beras jambun. Yang biasa dijual Rp 12.000 kini dijual Rp 13.000 per liter. Untuk paling murah beras Cihirang dijual Rp 7.500 perliter.
"Ada yang naik seribu rupiah ada yang tetap. Yang naik ini karena kondisi pasca banjir," kata Penjual beras Achmad Harian di toko Aby Amin di Jalan RO Ulin Banjarbaru, Jumat (2/4/2021).
Begitu pula beras. Menurut Fitriadi pedagang beras di Pasar Bauntung Banjarbaru harganya masih stabil tidak naik. "Paling murah si hirang Rp 7500 per liter, dan paling mahal mayang Jambon Rp 13.000 per liter," urainya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Suparno memastikan ketersediaan pangan 11 komunitas utama bahan pokok aman selama tiga bulan kedepan.
Menurutnya, 11 komunitas bahan pokok tersebut yaitu, beras,jagung, gula, daging, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, cabe rawit serta cabe kriting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/1-ramadhan-1442-semakin-dekat.jpg)