Berita Banjarmasin
Polda Kalsel Giatkan Pengamanan dan Sterilisasi Gereja di Masa Tri Hari Suci Jelang Paskah 2021
Unit Polisi Satwa (K-9) Ditsamapta Polda Kalsel bergerak melaksanakan strerilisasi di sejumlah tempat ibadah Umat Kristiani di Kota Banjarmasin
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kegiatan pengamanan dan sterilisasi tempat-tempat ibadah Umat Kristiani di masa tri hari suci menjelang Hari Raya Paskah yaitu pada Minggu (4/4/2021) terus dilaksanakan Kepolisian.
Sejak pukul 7.00 Wita, Jumat (2/4/2021), Unit Polisi Satwa (K-9) Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalsel kembali bergerak melaksanakan strerilisasi di sejumlah tempat ibadah Umat Kristiani di Kota Banjarmasin, Kalsel.
Dipimpin Kanit K-9 Ditsamapta Polda Kalsel, Bripka AF Samosir, empat personel Unit K-9 lainnya bersama satu ekor satwa berklasifikasi pelacak khusus (Caksus) bahan peledak, Brown menyisir empat gereja di Kota Seribu Sungai.
Keempat gereja yang kali ini disterilisasi dari risiko ancaman bahan peledak yaitu Gereja HKBP Samudera, Gereja GPDI dan Gereja HKBP Borneo.
Baca juga: Bawaslu Banjarmasin Putuskan Dugaan Pelanggaran Paslon AnandaMu Jelang PSU, ini Hasilnya
Baca juga: Gereja di Banjarmasin Disterilisasi, Polda Kalsel Turunkan Satwa Pelacak Bahan Peledak
Seluruh sudut baik di area dalam maupun luar gereja-gereja ini disisir dengan seksama oleh Unit K-9 Ditsamapta Polda Kalsel.
Area mimbar, area peribadatan jemaat, ruangan-ruangan sekretariat gereja hingga area parkiran pun tak luput dari penyisiran petugas.
Direktur Samapta Polda Kalsel, Kombes Pol Pepen Supena Wijaya melalui Kanit K-9, Bripka AF Samosir mengatakan, dari hasil kegiatan streilisasi tak ditemukan adanya indikasi ancaman terkait bahan peledak di gereja-gereja tersebut.
"Situasi gereja aman dan terkendali, tidak ditemukan adanya indikasi barang atau benda-benda yang berkaitan dengan Handak (bahan peledak), kata Bripka Samosir kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (2/4/2021).
Selain melaksanakan sterilisasi, petugas juga tetap mengingatkan para jemaat di masing-masing gereja untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)