BTALK

BTALK - ESI Kalsel Siap Turunkan Pemain Profesional di Ajang PON Papua 2021

Sekretaris Umum ESI Kalsel, Handoko Tri Hatmojo menuturkan akan menurunkan pemain profesional untuk mewakili banua di ajang PON Papua 2021

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/amirul yusuf
Sekretaris Umum ESI Kalsel, Handoko Tri Hatmojo berbincang di BTALK BPOST, Jumat (9/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bermain game saat ini tidak hanya sekadar menjadi hiburan, tetapi bisa menjadi peluang berkarir.

Pemain kompetisi multiplayer video game atau yang lebih dikenal dengan atlet esports, sudah banyak mendapat pengakuan dari berbagai pihak dan menjadi profesi yang menjanjikan.

Di Kalimantan Selatan (Kalsel), Esports Indonesia (ESI) Kalsel menjadi wadah berhimpun untuk menyalurkan dan mewujudkan aspirasi, apresiasi dan partisipasi di bidang Esports.

Bahkan dalam gelaran PON XX di Papua pada Oktober tahun ini, Esports dipersiapkan untuk dipertandingkan dalam laga eksibisi.

Baca juga: Tim 21 Esport Asal Kabupaten Tapin Siap Hadapi PMPL ID Season 3 dengan Skuat Baru

Baca juga: VIDEO Peringati Hari Jadi ke-20, HMB Poliban Gelar Turnamen Esports Mobile Legends

Baca juga: HMB Poliban Gelar Turnamen Esports Mobile Legends, Ini Respon ESI Kalsel

Beberapa game yang akan dipertandingkan antara lain DOTA 2, Mobile Legend, Free Fire dan PES.

Sekretaris Umum ESI Kalsel, Handoko Tri Hatmojo menuturkan akan menurunkan pemain profesional untuk mewakili banua di ajang tersebut.

"Kita kemungkinan besar akan menurunkan pemain PES profesional, Rommy Hadiwijaya di ajang eksibisi PON nanti," ujarnya di acara BTALK Banjarmasin Post pada Jumat (9/4/2021).

Ia pun meyakinkan bahwa bermain game tidak hanya bisa sebagai rekreasi, tetapi juga bisa untuk meraih prestasi.

Keseriusan ESI Kalsel dalam memfasilitasi gamers banua menjadi atlet esports diwujudkan dengan berdirinya pengurus ESI di 13 kabupaten/kota di Kalsel.

Selain itu, ajang perlombaan game di berbagai daerah di Kalsel turut digalangkan.

Bahkan para gamers banua dapat bersanding dengan atlet profesional untuk membela Kalsel di ajang PON.

"Nanti akan ada kejurprov, para juaranya nanti akan kembali dibina dan diseleksi untuk menentukan perwakilan Kalsel di ajang PON," jelasnya.

Baca juga: Generasi 125 Official Sponsor Tim EVOS Esports 2021

Ia pun berharap stigma negatif di kalsel terkait bermain game dapat hilang seiring berjalannya waktu.

"Esports bisa menjadi industri dan prestasi bagi masing-masing yang menjalaninya, tidak hanya sebagai atlet tetapi juga bisa sebagai caster, pelatih dan lain-lain," tutupnya. (Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved