Breaking News:

Vaksin Merah Putih

BPOM Beri Lampu Hijau, Vaksin Merah Putih UNAIR Bakal Diproduksi Massal Awal Tahun 2022

BPOM menargetkan, produksi massal vaksin merah putih Unair ini bisa dilakukan mulai awal tahun 2022.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito memberikan keterangan pers di Kantor BPOM, Jakarta Timur, Kamis (19/11/2020).BPOM Beri Lampu Hijau, Vaksin Merah Putih UNAIR Bakal Diproduksi Massal Awal Tahun 2022 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Beda nasib dari vaksin nusantara, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kini memberi lampu hijau pada vaksin merah putih yang dikembangkan Universitas Airlangga (UNAIR).

BPOM bahkan menargetkan, produksi massal vaksin merah putih Unair ini bisa dilakukan mulai awal tahun 2022.

Hal itu disampaikan Kepala BPOM Penny K. Lukito dalam konferensi pers vaksin merah putih secara virtual, Jumat (9/4/2021).

"Harapannya sudah bisa diproduksi secara massal pada awal tahun 2022," ujar Penny.

Baca juga: BPOM Lepas Tangan Soal Vaksin Nusantara, Penny Lukito: Saya Sudah Tidak Mau Komentari

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 Nasional : Dosis Tahap Kedua Sudah Mencapai 5,8 Juta Orang

Ia mengatakan, vaksin dengan platform inactivated virus ini menjadi vaksin pertama yang akan diproduksi massal, lantaran kini telah memasuki tahapan uji praklinik atau uji pada hewan.

Jika lolos uji praklinik maka dilanjutkan ke tahapan uji klinik I,II, dan III dengan target penyelesaian 2021.

"Sekarang dalam tahapan yang sudah masuk praklinik dengan platform inactivated virus. Kemudian nanti masuk uji klinik. Targetnya kuartal 2021 selesai kerja," jelas Penny.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito memberikan keterangan pers di Kantor BPOM, Jakarta Timur, Kamis (19/11/2020). Vaksin covid-19 yang ditargetkan Desember tertunda dan bakal mundur pada Januari 2021. Di Indonesia sendiri, pengadaan vaksin covid-19 akan didatangkan dari CanSino Biologics Inc, Sinovac Biotech Ltd, dan Sinopharm (G42), tiga perusahaan China. Tiga vaksin Covid-19 tersebut direncanakan akan tiba pada akhir tahun ini.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito memberikan keterangan pers di Kantor BPOM, Jakarta Timur, Kamis (19/11/2020). (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Penny mengatakan, vaksin Merah Putih dari Unair bermitra dengan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

Untuk itu sesuai prosedur keamanan dan efektivitas pembuatan vaksin, pihaknya terus mendampingi produksi massal tersebut.

"Kami juga sedang mendampingi PT Biotis Pharmaceuticals supaya bisa memenuhi Good Manufacturing Practice (GMP) dan Good Laboratory Practice (GLP). Ini akan dipenuhi dalam beberapa bulan ke depan. Jadi itu harapan kita ya," kata perempuan berhijab ini.

Baca juga: Denmark Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Temukan Efek Samping Pembekuan Darah

Baca juga: Rencanakan Gelar PTM Juli 2021, Disdik Bingung Ribuan Guru di Banjarbaru Belum Divaksin

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BPOM: Vaksin Merah Putih Universitas Airlangga Diproduksi Massal Awal Tahun 2022

Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved