Breaking News:

Berita Banjarbaru

Rencanakan Gelar PTM Juli 2021, Disdik Bingung Ribuan Guru di Banjarbaru Belum Divaksin

Disdik Banjarbaru merencanakan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Juli 2021. Namun, hingga kini ribuan guru belum divaksin

banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Ilustrasi-Guru SMPN 25 Banjarmasin, Murjani saat mengikuti vaksinasi Covid-19, Rabu (14/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pemerintah kota Banjarbaru merencanakan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sejumlah wilayah pada Juli 2021. 

Namun hingga saat ini ribuan guru belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 karena stok vaksin tambahan yang diajukan belum sampai.

Kepala Dinas Pendidikan kota Banjarbaru, Muhammad Aswan mengatakan hingga saat ini kuota untuk tenaga pendidik hanya 80 vial saja.

"Belum ada tambahan masih 80 kouta. Itu pun kita arahkan untuk kepala sekolah," kata Aswan.

Baca juga: Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Dinkes Banjarmasin Kembali Geber Vaksinasi Covid-19 untuk Guru

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Ribuan Guru Palangkaraya Masuk Daftar Tunggu Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Ratusan Pedagang dan Lansia di Batola Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Sejak Kamis kemarin kata dia, data penerima vaksin tidak lagi diminta langsung ke Dinas Pendidikan Banjarbaru namun langsung dipanggil ke puskesmas puskesmas.

"Puskesmas memanggil guru guru diwilayah setempat namun kuotanya pun juga terbatas sekali," kata Aswan.

Padahal kata Aswan dirinya ingin Dinas kesehatan langsung mengambil data ke Dinas Pendidikan agar bisa langsung dipilih dan dipilah mana saja yang diprioritaskan.

"Kita ingin yang didahulukan guru-guru piloting untuk pembelajaran tatap muka. Namun, sepertinya puskesmas belum berkoordinasi dengan kami," ujar Aswan.

Dinas Pendidikan Banjarbaru sendiri padahal sudah menurunkan permintaan kuota vaksin dari awalnya 4.000 menjadi 1.000. terakhir kini hanya minta kuota 300 saja.

"Iya benar itu (penurunan permintaan kuota guru) karena yang kita minta itu untuk guru-guru piloting saja," sebut dia.

Apakah akan menganggu rencana PTM Juli nanti Aswan mengaku hal itu tentu saja sangat mempengaruhi. Sebab pelaksanaan dua kali vaksin memerlukan jeda waktu.

"Kita berharap cepat sehingga persiapan pun cepat jua," kata Aswan.

Baca juga: Tidak Batalkan Puasa, Kemenkes Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Siang dan Malam Selama Ramadhan 2021

Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru Rizana Mirza mengatakan pihaknya siap melakukan vaksinasi kepada para guru namun hingga saat ini vaksin tambahan belum ada.

"Kita ini siap saja untuk vaksin namun pertanyaannya vaksinnya ada nggak terus apa yang mau di vaksin," kata dia.(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved