Aksi Teroris

Satu Lagi Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Bone, Terkait Aksi Bom Gereja Katedral Makassar

Tim Densus 88 Mabes Polri terus memburu terduga pelaku teror terlibat aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Makassar.

Editor: M.Risman Noor
Istimewa
Motor hangus dan jenazah di Gerbang Gereja Katedral Makassar. Disebut pelaku bom bunuh diri. 

"Pada saat akan diamankan, yang bersangkutan ini (MT) melakukan perlawan secara agresif," ujar Zuplan.

Perlawanan yang dilakukan kata Zulpan, dengan menyerang Tim Densus 88 menggunakan dua bilah parang.

"Menyerang petugas dengan menggunakan parang yang panjang, dua parang digunakan di tangan kiri dan kanan. Kemudian menyerang dengan membabi buta," ungkapnya.

Atas tindakan MT itu, lanjut Zuplan, Tim Densus 88 pun mengambil tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan MT.

"Petugas mencoba menghentikan dengan memberikan peringatan, baik penyampaian petugas dan tembakan peringatan tidak dihiraukan," ungkapnya.

Baca juga: Polisi: Terduga Teroris MT Pernah Terlibat Pelemparan Bom Saat Kampanye Paslon Gubernur Sulsel

"Kemudian dengan terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan yang bersangkutan (MT) meninggal dunia," sambungnya.

Berselang beberapa saat, jenazah MT pun dibawa ke ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Makassar.

Pantauan di lokasi, saat tiba jenazah langsung ke ruang jenazah Forensik Dokpol.

Tidak berselang lama, jenazah dibawa ke luar menggunakan kereta mayat besi.

Mayat pun didorong ke bagian belakang gedung RS Bhayangkara, tepat di samping ruang Forensik Dokpol.

Belum diketahui tindakan medis yang akan dilakukan terhadap jenazah.

Namun, kata Kombes Pol E Zulpan, tidak ada tindakan medis yang dilakukan terhadap jenazah MT.

"Tinggal dihubungi pihak keluarganya, kan sudah meninggal, buat apa divisum dan diautopsi. Kan yang bersangkutan kan terduga teroris," ujarnya.

Dari penggerebekan itu, kata Zulpan, beberapa anggota keluarga MT turut diamankan untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Densus 88 Polri Gerebek Rumah Terduga Teroris di Tanjung Barat, Samurai Hingga Seragam FPI Diamankan

"Keluarganya ada dibawa diambil keterangannya, tapi tidak terkait. Ada empat atau lima orang. Iya (istri dan anak)," bebernya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved