Pemilihan Rektor UNISKA
Tak Hadir di Rapat Senat, Rektor UNISKA MAB Bakal Kena Tegur Hingga Pemberhentian
Pemilihan Rektor UNISKA, Senat UNISKA MAB melaksanakan Rapat tertutup, dengan agenda pembahasan atas surat keberatan yang dilayangkan satu calon rekto
Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilihan Rektor UNISKA, Senat UNISKA MAB melaksanakan Rapat tertutup, dengan agenda pembahasan atas surat keberatan yang dilayangkan satu calon rektor.
Surat keberatan itu berisi tentang adanya dugaan cacat prosedur, saat pelaksanaan pemilihan rektor.
Diungkapkan Ketua Senat UNISKA MAB, Hanafi Arief bahwa dalam rapat tersebut tidak dihari oleh rektor definitif, Abdul Malik.
Hanafi menyayangkan absennya sang rektor, sebab menurutnya rektor sebagai pimpinan tertinggi di universitas, seharusnya wajib hadir dalam agenda penting tersebut.
"Rektor wajib hadir, soal anggota tidak masalah, tapi ini rektor sebagai pimpinan tertinggi universitas," ungkap Hanafi usai menggelar rapat tertutup. Sabtu (17/4/2021).
Baca juga: Tindak Lanjuti Dugaan Cacat Prosedur Pemilihan Rektor UNISKA, Senat Gelar Rapat Tertutup
Baca juga: Penetapan Rektor UNISKA Diduga Tidak Sesuai Tahapan Pemilihan, Inilah Penyebabnya
Hanafi menegaskan, kondisi ini bakal menjadi catatan besar anggota senat. Ia menyatakan akan segera menyurati rektor terkait hal ini.
Lanjut Hanafi menjelaskan, bila surat teguran tersebut tak dihiraukan, maka bukan tidak mungkin senat bakal memberhentikan rektor.
"Senat bisa memberhentikan rektor, bila ia melanggar tata tertib dan sebagainya," jelas Hanafi. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)