Breaking News:

Lihan Meninggal

 Tunggu Keluarga Inti,  RSD Idaman Simpan Jasad Lihan di Kulkas Pendingin

Lihan mantan bos investasi intan di Cindai Aluh Martapura meninggal dunia di Lapas Kelas II B Banjarbaru.

Banjarmasinpost.co.id/aprianto
Ilustrasi-Lihan menjalani pemeriksaan di Kejari Kota Banjarbaru, Kamis, (14/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Lihan mantan bos investasi intan di Cindai Aluh Martapura meninggal dunia di Lapas Kelas II B Banjarbaru.

Lihan yang kemudian terjerat kasus penipuan dana miliar rupiah dalam bisnis intan yang dijalankannya dan kembali tersandung kasus penipuan  diagnosis mengalami pembengkakan jantung dan asma meninggal di Lapas Kelas II Banjarbaru kemudian dibawa ke rumah sakit daerah Idaman Banjarbaru, Senin (19/4/2021) pagi.

Kepala seksi pelayanan medik RSD Idaman Banjarbaru Dr Siti Ningsih membenarkan sebelum sampai ke rumah sakit Lihan sudah meninggal.

"Senin, 19 April 2021 Pukuk 10.03.46 datang ke IGD dalam keadaan sudah meninggal," terang Siti Senin sore.

Baca juga: BREAKING NEWS : Lihan Meninggal di Lapas Banjarbaru, Alami Pembengkakan Jantung dan Asma 

Baca juga: DAFTAR 28 Investasi Bodong yang Disetop OJK yang Lakukan Money Game, Crypto Aset, Forex, Robot Forex

Baca juga: OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Investasi Keuntungan Tak Wajar, Investasi Bodong Capai Rp 92 Triliun

Sekarang jenazah masih di kamar jenazah di kulkas pendingin karena pihak Lapas Kelas II B masih mencari keluarga inti.

"Tadi ada keluarga yg datang mantan ipar, tapi belum bisa memberikan keputusan untuk pemakaman jadi masih dititip dulu sampai ada keluarga inti," kata dia. (Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved