Breaking News:

Berita Palangkaraya

GeNose-19 Alat Pendeteksi Virus Corona Lewat Tiupan Dikenalkan Ke Warga Kalteng

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, hingga, Jumat (23/4/2021) terus berupaya menekan angka penularan Covid-19 yang terjadi di Bumi Tambun Bungai,

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, bersama Kapolda Irjen Dedy Prasetyo dan Danrem Brigjen Purwo, mencoba alat GeNose-19. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, hingga, Jumat (23/4/2021) terus berupaya menekan angka penularan Covid-19 yang terjadi di Bumi Tambun Bungai, salah satunya dengan mengenalkan alat pendeteksi virus tersebut hasil karya Universitas Gadjah Mada (UGM).

Alat pendeteksi virus corona yang dikenal dengan sebutan GeNose-19 tersebut, terus diperkenalkan kepada warga Kalteng, yang nantinya juga akan dipakai oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 untuk mendeteksi Penyebaran Covid-19 setempat.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, bersama Kapolda, Danrem, Kejati, Kabinda, Sekda Kalteng dan unsur pimpinan daerah lainnya melakukan rapat koordinasi internal terkait pengawasan dan penanganan covid di wilayah Kalteng yang hingga saat ini terus mengalami penambahan.

Forkopimda Kalteng, mencoba menggunakan alat GeNose-19 untuk digunakan satu persatu dengan menghembuskan nafas didalam alat balon alat GeNose tersebut sebagai bentuk sosialisasi kepada warga Kalteng untuk penggunaan alat tersebut kedepannya.

Baca juga: VIDEO GeNose C19 Hadir di Bandara Internasional Syamsudin Noor

Baca juga: Gelar Simulasi, Mulai Besok Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Mulai Terapkan GeNose C19 

Baca juga: VIDEO Simulasi Genose di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Calon Penumpang Cukup Tunggu 5 Menit

Baca juga: Simulasi Genose di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Calon Penumpang Tak Perlu Tunggu Hasil Lama

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan upaya menekan angka peningkatan penyebaran Covid-19 di Kalteng. “Kami mendukung upaya meminimalisir potensi covid untuk dengan menggunakan alat GeNose yang mulai diterapkan oleh TNI dan Polri di Kalteng," ujarnya

Dia mengatakan, hal tersebut, merupakan, langkah baik sebagai upaya penanganan secara sederhana untuk mendeteksi awal gejala pada seseorang dengan cara meniupkan nafas pada alat GeNose."Semoga dengan upaya tersebut masalah Covid-19 bisa segera diatasi," ujarnya.

GeNose merupakan alat pendeteksi virus Covid-19 karya UGM dan telah mendapat pengakuan dari Kementerian Kesehatan (Kemkes).
Tingkat akurasi alat deteksi GeNose C-19 memiliki Sensitivity 92 persen. GeNose C-19 mampu membaca tanda Positif Covid-19 dengan peluang 92 persen. Kemudian Specificity 94 persen atau mampu membaca tanda negatif Covid-19 dengan peluang 94 persen.

Sedangkan Positive Predictive Value (PPV) 87 persen, atau menunjukan yang benar-benar (true) positif dari hasil deteksi dengan GeNose C19, adalah 87 persen. Serta Negative Predictive Value (NPV) 97 persen atau deteksi benar-benar (true) negatif dari hasil deteksi dengan GeNose C19 adalah 97 persen. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved