Berita Tabalong

Langgar Edaran Terkait Mudik dan Cuti, ASN dan P3K Tabalong Akan Diberi Sanksi

Sanksi berupa hukuman disiplin akan diberikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintan dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Taba

Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/donyusman
Kepala BKPP Kabupaten Tabalong H Rusmadi 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Sanksi berupa hukuman disiplin akan diberikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintan dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Tabalong, bila melanggar persoalan mudik dan cuti.

Soalnya, Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani telah menerbitkan edaran pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah atau mudik serta cuti pegawai di lingkup Pemkab Tabalong pada periode 6 Mei-17 Mei 2021.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Tabalong, H Rusmadi, Jumat (30/4/2021), menyampaikan, terhadap ASN dan P3K yang melanggar akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

"Diproses berdasarkan PP No 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS dan PP 48 tahun 2019 tentang P3K," katanya.

Baca juga: Langgar Edaran Mudik dan Cuti Lebaran 2021, ASN dan P3K di Pemkab Tabalong akan Dikenakan Sanksi ini

Baca juga: VIDEO Larang Pegawainya Mudik, Bupati Tala Ancam TPP Dipotong

Baca juga: Bupati HSS Achmad Fikry Imbau Warga Tunda Mudik, Jelang Lebaran akan Ada 3 Cek Poin

Kemudian dalam memberikan hukuman disiplin kepada ASN, imbuhnya, harus melihat pada kadar kesalahannya.

"Dan itu harus diputuskan melalui rapat tim pembinaan disiplin," tambahnya.

Dijelaskannya juga, dalam PP No 53 thn 2010 ada tiga tingkatan hukuman disiplin, yakni hukuman disiplin ringan, sedang dan berat.

Untuk jenis hukuman disiplin ringan berupa teguran lisan, teguran tertulis dan pernyataan tidak puas secara tertulis.

Jenis hukuman disiplin sedang berupa penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat dan penurunan pangkat satu tingkat.

Sedangkan jenis hukuman disiplin berat itu sampai kepada pembebasan dari jabatan dan atau pemberhentian sebagai ASN.

Diketahui, pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah atau mudik serta cuti bagi pegawai di Tabalong termuat dalam edaran Nomor 523/SE/BUP/BKPP/800/04/2021 yang ditandatangani Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani, 16 April 2021.

Dalam surat edaran itu disebutkan pegawai ASN dan keluarga dilarang melakukan kegiatan berpergian ke luar daerah dan/atau mudik pada periode 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021.

Juga disampaikan larangan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik dikecualikan bagi ASN yang melaksanakan perjalanan dalam rangka pelaksanaan tugas kedinasan yang bersifat penting dan terlebih dahulu dapat surat tugas ditandatangani minimal Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon I) atau Kepala Kantor Satuan Kerja.

Juga bagi ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu untuk melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dengan terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari Kepala SKPD. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved