Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Update Covid-19 Kalsel : Terkonfirmasi Positif Hari Ini Bertambah l 207 Kasus, Banjar 97 Orang

Penambahan kasus positif Covid-19 di Kalsel hari ini cukup signifikan yakni sebanyak 207 orang. Kabupaten Banjar tertinggi dengan 97 kasus

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Satgas GTTP Covid-19 Kalsel untuk BPost
Update Covid-19 Kalsel, Jumat (30/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah sempat turun, penambahan kasus positif Covid-19 harian Kalsel kembali naik Jumat (30/4/2021).

Penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 207 orang berasal dari Banjar 97 orang, Kota Banjarmasin 44 orang, Tanah Laut 28 orang.

Kemudian, dari, Hulu Sungai Tengah 24 orang, Barito Kuala 5 orang, Kota Banjarbaru 5 orang, Tapin 3 orang dan Hulu Sungai Selatan 1 orang.

Sementara pasien Covid-19 dilaporkan sembuh sebanyak 190 orang bersal dari Karantina Kota Banjarmasin 126 orang, Karantina Tanah Laut 26 orang, Karantina Tapin 17 orang.

Baca juga: Pemberian vaksin Covid-19 Untuk Lansia di Tabalong Terus Bertambah, Ini Capaiannya

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Kadinkes Minta Daerah Jangan Kurangi Testingnya

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru : Pasien Meninggal Bertambah 1 dari Guntung Manggis

Lalu, Karantina Hulu Sungai Utara 11 orang, Karantina Kotabaru 3 orang, Karantina Hulu Sungai Selatan 3 orang, Karantina Banjar 2 orang dan Karantina Hulu Sungai Tengah 2 orang.

Sedangkan pasien pasien Covid-19 dilaporkan meninggal tidak ada.

Dengan penambahan positif Covid 19 tersebut maka total warga Kalsel yang terpapar Covid 19 ada 32.958 orang, sembuh 29.864 orang, dirawat 2.153 orang, meninggal 941 orang, dan suspek 422 orang.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA mengingatkan semua pihak di Provinsi ini, agar tidak lengah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-1.

Pasalnya, perkembangan kasus baru masih terjadi peningkatan. Upaya ini harus terus dilakukan, bahkan saat ada penurunan kasus. Supaya tidak mengalami kondisi serupa di India.

“Pengalaman buruk di India yang sempat mengkalim berhasil, lalu lengah dengan acara keagamaan, dan berujung pada penyebaran kasus yang besar-besara,” ujar Safrizal.

Disebutkannya, kurun waktu Januari April, tercatat 17.312 kasus.  Mereka yang sembuh  15.712 orang (90,76%), pasien aktif sebanyak 1.248 orang (7,21%), dan meninggal dunia 352 orang (2,07%).

"Kasus masih didominasi  Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Sementara, Kabupaten HST merupakan daerah tertinggi kematian," tambahnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: 212 Pasien Sembuh, Positif 16 Orang, 5 Meninggal

Dikatakan Safrizal, alasan kenapa Kalsel harus belajar dari kelengahan India hingga berdampak penularan dengan kematian ribuan orang per hari, adanya kesamaan tipelogi masyarakat.

"Tipelogi masyarakat kita dan india relatif sama," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved