HSU Mantap
Bupati HSU Abdul Wahid HK Dengarkan Aspirasi dari Masyarakat
Dialog Bupati Abdul Wahid HK dengan warga, selain mengisi hari jadi Kabupaten HSU, juga untuk mendapat masukan agar pembangunan lebih baik ke depannya
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) masih dilanjutkan dengan beberapa rangkaian lain.
Bupati HSU H Abdul Wahid HK melakukan dialog interaktif dengan masyarakat melalui video teleconference di Mess Negara Dipa Amuntai.
Mengingat kondisi pandemi wabah virus Corona (Covid 19), sehingga pelaksanaan Harjad Kabupaten HSU, Kalimantan Selatan, hanya dilaksanakan secara sederhana.
Meski demikian, hal ini tidak menghalangi kedekatan masyarakat HSU dengan pemimpin daerahnya.
Beberapa pertanyaan yang dilontarkan masyarakat saat teleconference, diantaranya dari Ketua PGRI HSU Basuki Rahmat yang menanyakan tentang kegiatan belajar mengajar secara tatap muka yang akan dilaksanakan Juni 2021.
Bupati HSU menanggapi hal tersebut dengan menjelas bahwa nanti sesuai petunjuk Satgas Penanganan Covid-19 nantinya kegiatan belajar mengajar secara tatap muka akan dilaksanakan secara bertahap.
Nantinya dilaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka pada 47 sekolah di setiap kecamatan. Akan dilihat perkembangannya, guna pemerintah mengambil langkah kebijakan ke depannya.
Namun sebelum itu, semua guru dan tenaga kependidikan yang akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka harus di vaksin terlebih dahulu. Dan, menyiapkan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar.
Kemudian, terkait Ketua PGRI HSU juga menanyakan tentang kesejahteraan guru honorer dan rekrutmen tenaga kependidikan melalui jalur CPNS ataupun PPPK.
Menanggapi hal tersebut, Bupati HSU mengatakan, Kementerian Pendidikan meminta kepada seluruh daerah untuk menyampaikan usulan rekrutment tenaga kependidikan sebanyak-banyaknya melalui jalur PPPK. Namun dari usulan itu tetap diminta melaporkan analisis keperluan daerah.
"Kemungkinan, kami akan adakan seleksi CPNS dan PPPK ini di bulan Mei 2021, diperkirakan formasi yang akan dibuka hampir 500 formasi," ujar Wahid
Untuk guru honorer, pemerintah daerah bersama DPRD akan mengupayakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer tersebut.
Untuk sementara, Wahid meminta untuk bersama-sama memahami kondisi pandemi Covid-19 ini mengharuskan pemerintah melakukan realokasi anggaran untuk percepatan penanganannya. Hal ini tentunya dirasakan oleh seluruh instansi yang di daerah.
"Oleh karenanya, penting bagi kita menyadari untuk bersama-sama menerapkan protokol kesehatan agar situaasi pandemi ini bisa secepatnya dilewati dan roda pemerintahan bisa lebih baik lagi, termasuk kesejahteraan guru honorer," ucap Bupati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bupati-hsu-h-abdul-wahid-hk-tanya-jawab-dengan-warganya-secara-virtual-03052021.jpg)