Breaking News:

Berita Banjarmasin

Perkara PD Baramarta Bergulir di Pengadilan Tipikor Banjarasin, Terdakwa Siapkan Eksepsi

Mantan Direktur Baramarta keberatan didakwa korupsi sehinga akan siapkan eksepsi dalam sidang berikut yang digelar di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Sidang perdana perkara dugaan penyimpangan dana kas PD Baramarta dengan terdakwa Teguh Imanullah digelar di Ruang Sidang Tipikor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (3/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terdakwa perkara dugaan penyimpangan dana kas Perusahaan Daerah (PD) Baramarta, Teguh Imanullah, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Senin (3/5/2021).

Ia didakwa tiga pasal dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Kuasa Hukum terdakwa, Badrul Ain Sanusi Al Afif, ditemui Banjarmasinpost.co.id setelah sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Sutisna Sarasti, mengatakan, akan mengajukan eksepsi atas dakwaan. 

"Terdakwa sangat keberatan dengan dakwaan. Kami sudah pelajari secara matang, kami akan lakukan eksepsi," katanya. 

Baca juga: Kasus PD Baramarta, Mantan Bupati Banjar Guru Khalil Jelaskan Pemeriksaan di Kejati Kalsel

Baca juga: Kasus Dugaan Penyimpangan Kas PD Baramarta Bergulir, Mantan Bupati Banjar Diperiksa sebagai Saksi

Lebih spesifik, Badrul menyebut kliennya keberatan bahwa dalam dakwaan disebut terdakwa tidak transparan dalam penggunaan dana tersebut. 

Padahal menurut Badrul, seluruh penggunaan dana oleh kliennya yang menjadi dasar persoalan perkara tersebut, semua tercatat secara rinci dalam mekanisme akuntabilitas yang digunakan dalam internal perusahaan. 

"Semua dalam konteks kasbon itu ada mekanisme akuntabilitas internal perusahaan dan tercatat di nota dalam. Sehingga disebut tidak transparan itu memberatkan, karena semua itu tercatat. Kalau penggelapan, kan pasti dihilangkan. Bukan tercatat rinci," kata Badrul. 

Ia juga menekankan bahwa dana tersebut bukan dinikmati oleh kliennya sendiri. 

Baca juga: Korupsi Kalsel, Kejati Kalsel Periksa 20 Saksi Kasus Kas PD Baramarta Kabupaten Banjar

Kliennya, kata Badrul, memiliki catatan terperinci berisi daftar kepada siapa saja dan untuk apa saja penggunaan dana yang digunakan oleh kliennya tersebut. 

"Tentu akan kami buka semua nanti di persidangan berdasarkan penjelasan klien kami. Karena tentu saya tidak bisa mengarang soal itu," tegas Badrul. 

Sidang atas perkara tersebut nantinya akan dilanjutkan dengan agenda penyampaian eksepsi dari terdakwa.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved