Breaking News:

Berita Tapin

Ratusan Warga Binaan Lapas Rantau Diusulkan Dapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri

Ratusan dari 340 Warga Binaan di Lapas kelas IIB Rantau diusulkan mendapat remisi khusus Idul Fitri 1442 Hijriah. Senin, (03/05/2021).

Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Andi Hasyim SH MH 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ratusan dari 340 Warga Binaan di Lapas kelas IIB Rantau diusulkan mendapat remisi khusus Idul Fitri 1442 Hijriah. Senin, (03/05/2021).

Bagian Pelayanan Tahanan, Akhmad Mudzakir melalui Staf Humas Rutan Kelas IIB Rantau, Wahyudi saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id mengatakan Rutan kelas IIB Rantau menjelang hari besar idul Fitri 1442 H tahun 2021 ini mengusulkan 178 orang warga binaan untuk mendapatkan Remisi khusus.

"Remisi khusus kriteria 1 berjumlah 177 orang dan remisi khusus kriteria 2 berjumlah 1 orang. Jadi total yang diusulkan untuk mendapatkan remisi di hari besar idul Fitri 1442 H tahun 2021 ini berjumlah 178 orang warga binaan," ungkapnya.

Wahyudi mengatakan dari 178 warga binaan tersebut, ada 46 orang yang diusulkan mendapatkan remisi atau pengurangan masa menjalani pidana selama 15 hari, 124 warga binaan untuk satu bulan, tujuh narapidana untuk remisi satu bulan 15 hari dan untuk remisi khusus kriteria dua ada satu orang warga binaan yang akan langsung bebas setelah mendapatkan remisi satu bulan.

Baca juga: Sebanyak 4.842 Napi di Kalsel Diusulkan Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 2021

Baca juga: Hari Raya Nyepi 2021, Satu WBP Rutan Barabai Dapat Remisi

Baca juga: 1.115 Narapidana Dapat Remisi Khusus Hari Raya Nyepi 2021, Sebagian Langsung Bebas

"Ini sifatnya usulan, belum diverifikasi Ditjen jadi kemungkinan masih ada perubahan atau bisa saja hasilnya tetap sesuai yang diusulkan," lanjutnya.

Wahyudi mengatakan warga binaan di Rutan kelas IIB Rantau ini dihuni 340 orang dan untuk pembacaan surat keputusan remisi nantinya, dijadwalkan akan dibacakan pada hari raya idul Fitri 1442 H oleh kepala rutan, Andi Hasyim SH MH.

"Adapun kriteria yang menjadi dasar usulan remisi khusus idul Fitri adalah warga binaan yang beragama Islam, berkelakuan baik selama enam bulan terkahir dan selalu aktif mengikuti proses pembinaan," jelasnya.

Ia mengatakan untuk pidana umum harus sudah menjalani lebih dari enam bulan masa pidana sedangkan untuk pidana narkotika PP99 sudah menjalani satu per tiga dari masa pidana.

Untuk diketahui, Remisi atau pengurangan masa pidana adalah pengurangan masa menjalani pidana yang diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Narapidana yang dimaksud adalah terpidana yang sedang menjalani pidana hilang kemerdekaan di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan.

Pada saat hari besar keagamaan seperti hari raya idul Fitri, narapidana yang memenuhi syarat bisa diusulkan untuk mendapatkan remisi khusus. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved