Breaking News:

Berita Kalteng

OJK Kalteng Bentuk TPAKD untuk Dukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

OJK Kalteng bentuk TPAKD di seluruh kabupaten dan kota untuk dukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Banjarmasin Post/Fathurraman
Kepala OJK Kalteng, Otto Fitriandy saat memberikan penjelasan kepada pers terkait masalah ekonomi di Kalteng 

BANJARMASINPOST CO.ID, PALANGKARAYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah, berupaya mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) salah satunya dengan membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi hingga Kabupaten dan Kota se Kalteng.

Ketua OJK Kalteng, Otto Fitriandy, Jumat (14/5/2021), mengungkapkan,  kondisi Sektor Jasa Keuangan di Kalimantan Tengah masih terjaga dengan baik namun masih terdapat beberapa indikator yang mengalami kontraksi.

Pihaknya,  juga telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) beberapa waktu lalu pihaknya, bersama dengan Komunitas LINK (Literasi Inklusi Keuangan) mengadakan kegiatan Festival Syariah Kalimantan Tengah 2021.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kalteng Terus Bertambah, Gubernur Sugianto Minta Warga Disiplin Prokes

Baca juga: Sebelum Ditangkap, Polisi Kejar-Kejaran dengan Kurir Sabu

Baca juga: Penutupan Wisata Pantai Ujung Pandaran Kotim Direspons Positif Masyarakat

Kegiatan tersebut, diikuti para pelaku UMKM yang ada di Kota Palangkaraya dalam rangka menyemarakkan Gebyar Safari Ramadhan 1442 Hijriah dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang keuangan syariah.   

Otto berharap, melalui TPAKD yang telah terbentuk di Provinsi Kalimantan Tengah, yakni TPAKD Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Kotawaringin Barat dapat mendukung program perekonomian daerah dalam rangka mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional.  

Dia berharap, adanya pembentukan TPAKD di kabupaten lainnya, untuk mendukung program PEN tersebut. Dia mencontohkan, Kabupaten Sukamara, saat pelaksanaan Focus Group Discussion bersama dengan Bupati dan dinas terkait, terdapat rencana pengembangan Budidaya Udang Vaname dan Sapi Sawit.

"Namun sayangnya, di kabupaten Sukamara belum dibentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), sehingga perlu dilakukan pembentukkan agar rencana program pengembangan tersebut dapat dijalankan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya. (*)

 
 

Penulis: Fathurahman
Editor: Dwi Sudarlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved