Berita Banjarmasin

Terjaring di Posko Penyekatan di Kalsel, 12.142 Kendaraan Bermotor Diminta Putar Balik

Hingga Minggu (16/5/2021) terdata sebanyak 12.142 kendaraan diminta putar balik saat mencoba melalui posko-posko penyekatan di Kalsel

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Nur Subchan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah dimulai pada Kamis (6/5/2021), Operasi Ketupat Intan 2021 yang dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memasuki waktu-waktu akhir, Senin (17/5/2021).

Selain bertujuan untuk menjaga kondusifitas kamtibmas di momen Idul Fitri 1442 Hijriah, selama Operasi Ketupat Intan 2021 juga sekaligus dilaksanakan kegiatan penyekatan terkait kebijakan pemerintah untuk meniadakan mudik Tahun 2021.

Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Nur Subchan mengatakan, hingga Minggu (16/5/2021) terdata ada sebanyak 12.142 kendaraan yang telah diminta untuk putar balik saat mencoba melalui posko-posko penyekatan di Kalsel.

Lebih spesifik, yaitu 11.756 unit sepeda motor, 295 unit kendaraan roda empat dan 91 unit bus.

Baca juga: Meninggal di Tempat Kerja, Tukang Servis Pasar Kasbah Banjarmasin Ini Tak Ada Riwayat Penyakit

Baca juga: Peniadaan Mudik Lebaran Idulfitri 1442 H, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Sepi

Sedangkan jumlah kendaraan yang melintas dengan kelengkapan dokumen surat izin keluar masuk (SIKM) serta dokumen kesehatan sebanyak 14.524.

Pada masa penyekatan arus mudik, Polda Kalsel juga melaksanakan pemeriksaan rapid test antigen kepada masyarakat yang coba melintas di posko penyekatan.

"Hasilnya 14 positif dan 867 negatif. Dilakukan karantina mandiri sebanyak 12 orang dan dirujuk ke Rumah Sakit 2 orang," kata Kombes Pol Nur Subchan, Senin (17/5/2021).

Penyekatan dan pemeriksaan terhadap para pemudik tersebut dilaksanakan di 9 pos penyekatan yang tersebar baik di perbatasan Provinsi Kalsel dengan provinsi tetangga maupun pos antar kabupaten/kota di luar area aglomerasi di Provinsi Kalsel.

Baca juga: Gubernur Perketat Pengawasan Arus Balik di Tiga Bandara Kalteng, Penumpang Wajib Tunjukkan Hasil PCR

Baca juga: HUT ke-72 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI, Puluhan Anggota KOSTI Kalsel Gowes ke Makam Hasan Basri

Sedangkan posko pengamanan juga didirikan selama Operasi Ketupat Intan 2021 yaitu 6 pos terminal, 4 pos pelabuhan, 1 pos bandara dan 17 pos ruas jalan.

Meski Operasi Ketupat Intan 2021 akan berakhir, namun mengikuti kebijakan Mabes Polri, langkah Kepolisian untuk meminta masyarakat yang berniat mudik untuk putar balik masih akan dilanjutkan.

Hal ini berlaku kurang lebih satu minggu ke depan hingga Senin (24/5/2021).

Karo Ops Polda Kalsel memastikan hal tersebut juga berlaku di Provinsi Kalsel.

"Betul, sama juga di sini (Kalsel)," kata Karo Ops.

Artinya, meski Operasi Ketupat Intan 2021 secara formal akan berakhir di penghujung akhir pekan ini, namun posko-posko penyekatan mudik yang merangkap sebagai posko pengamanan Idul Fitri dalam Oeprasi Ketupat Intan 2021 masih akan terus beroperasi.

"Pos-pos penyekatan tetap berdiri," kata Kombes Pol Nur Subchan

. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved