Berita HSS

Lima Belas Santri di HSS Dapat Bantuan Biaya Pendidikan ke Yaman

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional

Tayang:
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Edi Nugroho
Diskominfo HSS
Penyerahan bantuan biaya pendidikan khusus kepada santri dan santriwati untuk melanjutkan pendidikan ke Tareem, Yaman. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyerahkan bantuan biaya pendidikan khusus kepada santri dan santriwati untuk melanjutkan pendidikan ke Tareem  Yaman.

Penyerahan bantuan biaya pendidikan ini dilaksanakan di Aula Ramu Setdakab Hulu Sungai Selatan, Kamis(20/5/2021).

Total ada 15 santri yang menerima bantuan biaya pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Bantuan ini diterima oleh perwakilan dari santri dan santriwati serta disaksikan oleh para orang tua mereka.

Baca juga: KalselPedia - Ada Beasiswa di STIA Bina Banua Banjarmasin untuk Tahfiz Quran

Baca juga: Berikan Beasiswa 50 Siswa Tak Mampu di MTs Zainal Azis Batola, PLN Kucurkan Dana Rp 25 Juta

Baca juga: Selain Beasiswa LPDP 2021, Cek Persyaratan Beasiswa Kemendikbud bagi Mahasiswa dan Calon Mahasiswa

Santri dan santriwati penerima bantuan biaya pendidikan melanjutkan studi ke Luar Negeri tersebut berasal dari Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan dan Pondok Pesantren Ibnu Athaillah, Kapuh.

Rinciannya, 14 orang merupakan lulusan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan dan satu orang dari Pondok Pesantren Ibnu Athaillah, Kapuh.

Para santri menerima bantuan biaya pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar Rp 120 juta untuk 15 orang santri.

Kemudian, santri juga masing-masing menerima bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 2 juta Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten HSS.

Bupati Hulu Sungai Selatan, Achmad Fikry, mengatakan bantuan biaya pendidikan ini sejalan dengan visi dan misi pemerintahannya dalam mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang cerdas, inovatif dan agamis untuk mewujudkan kesejahteraan dunia dan akhirat.

Ia mengatakan pihaknya bersyukur karena bisa mewujudkan harapan dalam memberikan bantuan pendidikan kepada para santri untuk melanjutkan studi ke Luar Negeri.

“Visi dan misi Kabupaten Hulu Sungai selatan adalah janji. Salah satu Janji kami adalah memberangkatkan para santri ke luar negeri. Maka setiap janji harus ditepati. Alhamdulillah kami bersyukur salah satu janji kami ini saat kampanye dapat terlaksana,” katanya

Ia menghendaki dari beasiswa ini generasi muda di Kabupaten Hulu Sungai Selatan tidak hanya cerdas tetapi juga religius dan berakhlak mulia. Sebagaimana yang menjadi visi misi Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan saat ini.

“Ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong anak-anak kamk lulusan pondok pesantren untuk menuntut ilmunya lebih tinggi. Saat kembali ke daerah diharapkan bisa mengembangkan dan mengamalkan kembali ilmu agama yang didapat ke daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) HSS Tuan Guru H Muhammad Riduan Baseri atau Guru Kapuh menyambut gembira dengan adanya bantuan biaya pendidikan tersebut.

Menurutnya, hal itu memang perlu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Diantaranya, dengan mengirim santri ke Luar Negeri.

Ia berpesan kepada para santri maupun santriwati untuk dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya menuntut ilmu dan mengambil berkah para ulama disana sebanyak-banyaknya.

“Mudah-mudahan balik ke banua kita bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kita khususnya untuk kemajuan agama kita," harapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved