Breaking News:

Berita Banjar

Sempat Minum Cairan Roundup, Warga Lok Tamu Ditemukan Sang Istri Gantung Diri

Bak disambar petir di siang bolong, Supriatun dibuat terkejut saat menemukan dan melihat sang suami tewas gantung diri, Jumat (21/5/2021).

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis
Tali dan lokasi S(63)ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya di Desa Lok Tamu, Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MATARAMAN -Bak disambar petir di siang bolong, Supriatun dibuat terkejut saat menemukan dan melihat sang suami tewas gantung diri, Jumat (21/5/2021).

Diungkapkan, Kapolsek Mataraman, Iptu Widodo Saputro melalui Kanit Reskrim Polsek Mataraman, Ipda Endar saat dikonfirmasi via whatsapp mengatakan, peristiwa yang terjadi pada pria yang diketahui berinisial S (63), warga Desa Lok Tamu, Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pertama kali diketahui oleh sang istri.

"Sekitar pukul 00.05 wita, sang istri (Supriantun) terbangun dari tidur, lalu mendapati S yang sebelumnya tidur disampingnya sudah tidak ada," kata Endar, Sabtu (22/5/2021).

Lantas, mendapati hal tersebut Supriatun pun bergegas mencari S di setiap rungan dirumahnya. Namun, saat beranjak mencari S di bagian dapur. Supriatun dibuat terkejut melihat dan menemukan S dalam keadaan tergantung dengan seutas tali hijau yang digantungkan pada bagian kuda-kuda rumahnya.

Baca juga: Suami Gantung Diri di Toko Bangunan di Pelaihari Kabupaten Tala, Begini Penuturan Istri

Baca juga: VIDEO Karyawan di Toko Bangunan di Tanahlaut Ditemukan Tewas Gantung Diri

Baca juga: Sebelum Gantung Diri, Pria Tala Ini Sempat Temui Istri, Begini Penuturan Hamidah Sambil Terisak

Baca juga: Ditemukan Tewas Gantung Diri, Karyawan Toko Bangunan di Tanahlaut ini Bilang Hendak Cerai  

Melihat kondisi sang suami yang tergantung, sontak Supriatun berteriak histeris dan bergegas keluar rumah meminta pertolongan kepada warga sekitar dan melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Mataraman.

S(63)ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya di Desa Lok Tamu, Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
S(63)ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya di Desa Lok Tamu, Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Menerima laporan tersebut, pihaknya pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan benar S gantung diri dirumahnya.

Saat itu juga, jasad S diturunkan dan langsung di evakuasi ke Rs Danau Salak, Mataraman, Kabupaten Banjar.

Namun, dikarenakan satu dan lain hal, jasad S tidak bisa divisum. Lalu, jasad S kembali dibawa pulang ke rumah, kemudian, pihaknya mencari dan meminta pertolongan dokter di Puskesmas Mataraman

Berdasarkan hasil visum dan pemeriksaan, ungkap Endar, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan dari benda tumpul maupun tajam di tubuh S.

Ditambahkan Endar, yang bersangkutan beberapa minggu yang lalu sempat pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan Roundup yaitu cairan pembasmi rumput, alang-alang di kebun maupun pekarangan rumah.

Namun, untungnya S masih sempat diselamatkan. Peristiwa tersebut, menurut dugaan sementara dari keluarga Almarhum dipicu oleh ketidak kuatan S menyandang penyakit komplikasi yang di deritanya dan tak kunjung sembuh. (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved