Breaking News:

Berita Tabalong

Hasil Operasi Ketupat 2021 di Tabalong, Ratusan Kendaraan Putar Balik dan 3 Rapid Antigen Positif 

Operasi Ketupat tahun 2021 yang berlangsung 12 hari didapati ratusan kendaraan yang harus diputar balik

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Petugas saat meminta satu mobil putar balik di pos cek poin jaro. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Operasi Ketupat tahun 2021 yang berlangsung 12 hari didapati ratusan kendaraan yang harus diputar balik saat mau melintas di dua pos cek poin batas provinsi yang ada di Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Dalam Operasi Ketupat Intan  pengamanan lebaran Idul Fitri 1442 H yang dilaksanakan 6-17 Mei 2021, Polres Tabalong mendirikan dua pos cek poin.

Dua pos cek poin untuk penerapan larangan mudik ini masing-masing berada di Kecamatan Jaro yang jadi batas Kalsel-Kaltim dan di Kecamatan Kelua yang jadi batas Kalsel-Kalteng.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasatlantas Polres Tabalong, Iptu Narendra Rian Agusta, Minggu (23/5/2021), menyampaikan dalam12 hari pelaksanaan Operasi Ketupat Intan ada ratusan kendaraan yang diputar balik.

Baca juga: Satlantas Polresta Banjarmasin Hancurkan Ratusan Knalpot Bising Sitaan Operasi Ketupat Intan 2021

Baca juga: 12 Hari Operasi Ketupat, Polda Kalteng Amankan 12 Tersangka Pemalsuan Suket Antigen

Baca juga: Operasi Ketupat Intan 2021, Sosialisasi Jam Malam Mulai Dilakukan di Banjarmasin

Bukan hanya ratusan kendaraan yang diminta putar balik, tetapi dari hasil pemeriksaan rapid antigen terhadap masyarakat juga mendapati ada yang terindikasi positif.

Dari data yang ada, untuk di pos cek poin Kelua sebagai pintu masuk ke Kalsel dari Kalteng, selama Operasi Ketupat Intan untuk roda empat yang diputar balik ada 94 unit dan roda dua 109 unit.

Sedangkan hasil pemeriksaan antigen totalnya menyasar 136 orang, terdiri dari petugas ada 26 orang dan masyarakat umum 110 orang.

Dari total sebanyak 136 orang itu, hasil rapide antigen negatif ada 133 orang dan positif ada 3 orang dari masyarakat yang mau melintas.

Kemudian untuk data di pos cek pon Jaro yang jadi batas Kalsel dengan Kaltim, selama 12 hari Operasi Ketupat, ada 3 minibus, 271 roda empat dan 190 roda dua yang diputar balik.

Untuk pemeriksaan rapid antigen, total 107 orag, terdiri dari petugas 19 orang dan masyarakat umum 88 orang, dengan hasil semuanya negatif.

Masih menurut Narendra, dua pos tersebut walaupun Operasi Ketupat telah berakhir namun untuk fungsinya tetap dijalankan dengan nama kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Baca juga: Operasi Ketupat Intan 2021 di Kabupaten HSS Libatkan 149 Personel

Ini semata mata untuk memastikan masyarakat yang melaksanakan bepergian keluar masuk daerah dalam keadaaan sehat.

Direncanakan pelaksanaan fungsi dari dua pos perbatasan ini akan berlangsung hingga 24 Mei 2021. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved