Berita Banjarmasin
Aipda Ronny Setiadi Viral di Internet, Bikin Terobosan Ambulan Gratis untuk Warga
Viral sebuah apresiasi masyarakat atas kinerja dan dedikasi salah satu personel Polresta Banjarmasin yakni Aipda Ronny Setiadi.
Penulis: Noor Masrida | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Viral sebuah apresiasi masyarakat atas kinerja dan dedikasi salah satu personel Polresta Banjarmasin yakni Aipda Ronny Setiadi.
Bermula dari ungguhan seorang pengguna Facebook milik dengan akun Khaidir Ali, Sabtu (23/5/2021) silam.
"Tolong loloskan admin, pak polisi ini membantu keluarga saya mulai hartanya, pemikirannya dan tenaganya, semoga pak polisi ini dipanjangkan umurnya, sehat badan dqn diberi rezeki yang banyak dan halal, aamiin, klo ada kata² ulun salah tolong dimaafkan, " tulis Khaidir Ali.
Terlihat dalam unggahan yang menampakan foto bersama dan sebuah keranda tersebut netizen memberikan 700 komentar serta 1000 like.
Baca juga: Viral di Medsos, Video Dewi Perssik Manggung di Kudus Diduga Langgar Prokes, Bupati Hartopo Bereaksi
Baca juga: Viral di Medsos Video Lamborghini Aventador Masuk Kampung, Perantau Sukses dari Lamongan Mudik
Baca juga: Viral Video Curhat Gadis Berkerudung yang Wajahnya Kerap Hiasi Bak Truk, Kerap Diledek Duta Truk
Baca juga: Viral di Tiktok, Video Kolam Renang Sambung Menyambung di Belakang Deretan Rumah Mewah
Saat dikonfirmasi, yang bersangkutan membenarkan hal tersebut.
"Saya berikhtiar untuk ambulance ini gratis diperuntukan guna membantu masyarakat dan ini sudah berjalan hampir 3 tahun, " jelas Aipda Ronny Setiadi, Senin (24/5/2021).
Menelusuri lebih jauh, ternyata proses pria tersebut akhirnya bisa membeli ambulans itu pun tidaklah mudah.
Berawal dari sebuah cerita pilu seorang ibu yang harus kehilangan bayinya beberapa tahun silam.
Seorang ibu yang sedang hamil tua dan dalam keadaan sakit mengalami kesusahan untuk dievakuasi ke rumah sakit dari dalam sebuah kelotok di perairan Sungai Martapura.
Keluarga pun sama bingungnya, jangankan mobil ambulans, di daerah tersebut tidak ada mobil yang bisa dipinjam.
Sebuah mobil pikap milik suatu perusahaan swasta pun jadi pilihan sebagai alat transportasi mengantarkan si ibu ke rumah sakit terdekat. Itu pun harus dilewati dengan perdebatan cukup alot dengan si pengemudi yang khawatir lantaran tanggung jawabnya membawa mobil perusahaan.
Dua hari kemudian, terdengar kabar jika si ibu kehilangan bayinya yang meninggal saat dilahirkan.
Kenangan pahit di 2015 itulah, yang akhirnya menimbulkan tekad kuat dari Aipda Ronny Setiadi agar bisa berbuat lebih lagi.
Ia adalah salah satu anggota polisi yang menjadi saksi betapa sulitnya si ibu kala itu mendapatkan pertolongan untuk dibawa ke rumah sakit karena keterbatasan sarana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/aipda-ronny-setiadi-tiga.jpg)