Berita Banjar
Sentra Bunga Melati Terdampak Banjir Kalsel, Sekdes Desa Pandak Daun Harapkan Ini
Budidaya bunga melati menjadi mata pencaharian sebagian besar warga Desa Pandak Daun. Ketika banjir kalsel melanda, banyak bunga melati mati
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Desa Pandak Daun, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan sentra produksi bunga melati.
Sebagian besar warga di Desa ini menjadikan budidaya bunga melati sebagai mata pencaharian.
Ketika Banjir Kalsel melanda, banyak tanaman melati yang mati. Kondisi ini, berdampak pada kehidupan warga setempat.
Sekretaris Desa Pandak Daun, Syahbinnur mengatakan, petani bunga Melati di desanya sangat terdampak bencana banjir pada awal Januari 2021.
Menurutnya tidak sedikit tanaman bunga Melati yang mati karena terendam banjir di hamparan lahan yang luasnya hektaran.
Baca juga: Terendam Banjir, Ratusan Tanaman Mawar dan Melati di Desa Labuan Tabu Martapura Mati
Baca juga: VIDEO Sungai Martapura Meluap, Jalan Melati Desa Tunggul Irang Ulu Terendam Sebatas Paha
"Usaha petani tanaman bunga Melati adalah usaha warga Desa Pandak Daun. Karena itu, warga terdampak ketika banjir melanda," katanya saat ditemui reporter Banjarmasinpost.co.id, Rabu (26/5/2021).
Syahbinnur mengaku belum ada bantuan bibit tanaman bunga Melati yang diterima warganya. Itu termasuk kerugian petani tambak ikan tawar di Desa Pandak Daun.
"Kami berharap ada tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banjar yang membantu mengatasi kerugian yang dialami petani bunga Melati," katanya.
Untuk kerugian petani tambak ikan tawar yang terdampak, Syahbinnur mengaku sudah ada petugas dari Dinas Perikanan.
Baca juga: Sentra Bunga Melati di Kabupaten Banjar, Panen dan Penjualan Menurun Drastis Terdampak Covid-19
"Sudah ada yang mengecek kerugian yang dialami warga petambak ikan pasca bencana banjir," katanya.
Pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, tidak sedikit tanaman bunga Melati yang kering. Kondisi aspal ruas Jalan Melati pun sudah banyak yang berlubang akibat terendam banjir, beberapa bulan lalu. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/syahbinnur-sekretaris-desa-pandak-daun.jpg)