Breaking News:

HSU Mantap

Bupati HSU H Abdul Wahid HK Ikuti Program Pendataan BKKBN

Bupati HSU Abdul Wahid HK dan istri di rumah dinas di Kota Amuntai menerima petugas yang melaksanakan pendataan keluarga yang merupakan program BKKBN

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
PEMKAB HSU
Bupati Drs H Abdul Wahid HK MM, didampingi Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid, menerima kedatangan kader pendataan keluarga dan supervisor di rumah dinas, di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Agenda 5 tahunan  BKKBN dalam Pendataan Keluarga 2021 berlangsung 1 April sampai 31 Mei 2021 serentak di Indonesia, termasuk di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). 

Kedatangan kader pendataan keluarga dan supervisor ke kediaman dinas Bupati HSU Drs H Abdul Wahid HK MM, didampingi Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid, di Kota Amuntai, Kabupaten HSU, Kalimantan Selatan.

Tetap mematuhi protokol kesehatan, Bupati HSU H Abdul Wahid HK menerima kader pendataan keluarga di kediamannya dan menampilkan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

Selanjutnya, Bupati bersama istri menjawab pertanyaan dari kader keluarga, dalam pendataan bkkbn ini.

Bupati Drs H Abdul Wahid HK MM, didampingi Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid, menunjukkan dokumen kependukannya, serta menjawab pertanyaan kader pendataan keluarga dan supervisor di rumah dinas, di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan.
Bupati Drs H Abdul Wahid HK MM, didampingi Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid, menunjukkan dokumen kependukannya, serta menjawab pertanyaan kader pendataan keluarga dan supervisor di rumah dinas, di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan. (PEMKAB HSU)

Beberapa hal yang ditanya oleh petugas lapangan, di antaranya, jumlah keluarga, anggota keluarga, peserta KB.

Lalu, jumlah keluarga menurut kelompok umur, keluarga yang bekerja atau tidak bekerja, dan data-data seputar keluarga lainnya.

Iwi, kader keluarga dari Kelurahan Murung Sari, mengatakan, ada beberapa kendala dalam pendataan keluarga kali ini. Di antaranya, tidak ada orang atau keluarga yang akan didata di rumah.

Terpisah, Bupati Wahid berharap kepada kader agar pendataan ini dapat diselesaikan dengan baik dan juga memberikan data yang benar sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

"Dalam pelaksanaannya, wajib tetap menjalankan protokol kesehatan," pintanya. (aol/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved