Berita Tanahlaut

Ribuan Benih Ikan Papuyu dan Gabus Ditebar di Batibati, DKPP Tala Ingatkan Hal ini

Penebaran benih ikan lokal dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tala) di Kecamatan Batibati Tepatnya di waduk di Desa Benuaraya.

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
DISKOMINFO TALA
Sekda Tala H Dahnial Kifli menaburkan benih unggul ikan papuyu dan haruan di embung di Desa Benuaraya, Jumat kemarin. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penebaran benih ikan lokal (papuyu dan gabus/haruan) terus dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Terkini, giliran wilayah Kecamatan Batibati yang dijamah.

Tepatnya di waduk di Desa Benuaraya.

Lumayan banyak benih unggul ikan papuyu dan haruan yang ditaburkan di waduk di desa tersebut, Jumat kemarin.

Jumlahnya masing-masing sekitar 2.000 ekor yang didatangkan dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Kabupaten Banjar.

Baca juga: Kebakaran Kalsel, PMI Tanahlaut Salurkan Perlengkapan Dapur ke Warga Terkena Musibah

Baca juga: Tahan Kapal Agar Tak Terdampar, Warga Aluhaluh Banjar Alami Nasib Naas di Perairan Tala

Warga setempat dan sekitar pun lega dan senang.

"Mudahan cepat besar dan beranak pinak supaya bisa dipancing untuk dibikin lauk," ucap Bidin, warga Batibati, Minggu (6/6/2021).

Dikatakannya saat ini mulai sukar mendapatkan ikan haruan, harganya pun juga lumayan mahal.

Karenanya penebaran benih ikan haruan serta papuyu tersebut dinilai sangat tepat.

Penaburan benih ikah khas lokal itu bertujuan untuk melestarikan dan menjaga populasi ikan di kawasan perairan pascabanjir besar yang puncaknya terjadi pertengahan Januari 2021 lalu.

Baca juga: Tekan Kasus Covid-19 di Palangkaraya, Satgas Gencarkan Swab Test Bagi Pendatang

Kepala DKPP Tala Rizayadi berharap penebaran benih tersebut dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berada di sekitar perairan.

Ia juga mendukung masyarakat sebagai ujung tombak pengawasan dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian sumber daya ikan tersebut dari penangkapan ikan yang ilegal.

“Mudah-mudahan dapat berkembang dengan baik dan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Tolong masyarakat menjaga dan memeliharanya agar bisa menjadi stok ikan," ucapnya.

Pihaknya juga akan memasang imbauan kepada khalayak agar tidak menangkap ikan secara ilegal seperti penggunaan alat setrum listrik.

Baca juga: Gelar Kegiatan Masa Taruf, IMM FTU UIN Antasari Banjarmasin Jaring Anggota Baru

Jamilah Hayati perwakilan BPBAT Mandiangin mengatakan penebaran benih unggul ikan lokal tersebut bertujuan melestarikan keanekaragaman sumber daya ikan dan meningkatkan produksi perikanan tangkap setelah adanya banjir yang melanda wilayah Kecamatan Batibati, beberapa bulan silam.

“Kami memilih lokasi di Benuaraua karena kemarin terdampak banjir. Selain itu juga sudah punya embung jadi bisa kami rekomendasikan,” kata Jamilah.

Penaburan benih unggul ikan lokal tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Tala H Dahnial Kiflie, Camat Batibati Aan Norhuda, Kepala Desa Benuaraya dan beberapa warga.

(Banjarmasinpost.co.id/roy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved