Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Kasus Positif Covid-19 Palangkaraya Bertambah, Pelanggar Prokes Wajib Tes Antigen dan PCR

Jumlah kasus warga terkonfirmasi Covid-19 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Senin (8/6/2021) terus meningkat.

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Operasi Yustisi di Palangkaraya. Bagi pelanggar Protokol Kesehatan Wajib Dilakukan Tes Rapid Antigen bagi yang positif berlanjut tes PCR Swab, Seni (7/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -  Jumlah kasus warga terkonfirmasi Covid-19 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Senin (8/6/2021) terus meningkat.

Terjadi penambahan kasus positif mencapai 21 orang sehingga total kasus positif di Ibu Kota Kalteng tersebut saat ini mencapai 6.573 orang.

Berdasarkan data Media Center Satuan Tugas Covid-19 Kalteng, Palangkaraya menduduki angka tertinggi penyebaran Covid-19 mencapai total 6.573 orang terjadi penambahan dalam sehari 21 orang.

Kemudian, pasien dalam perawatan bertambah 2 orang total mencapai 317 orang, pasien sembuh total 6.054 orang bertambah 23 orang sehari dan pasien meninggal total mencapai 202 orang. 

Upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dilakukan dengan cara melakukan operasi yustisi dan bagi pelanggar protokol kesehatan langsung dikenakan pemeriksaan tes swab antigen.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Hanya 9 Kasus, Sembuh 33 Pasien, Meninggal 3

Baca juga: Update Covid-19: Terkonfirmasi 2 Kasus dari Kelurahan Loktabat Utara

Sebanyak 24 orang pengendara yang lewat di Jalan Tjilik Riwut kilometer 33 Palangkaraya terjaring dalam Operasi Yustisi oleh Satgas terpadu penanggulangan Covid-19 Kota Palangkaraya, Minggu (6/6/2021).

Danramil 1016-02 Kecamatan Bukitbatu Palangkaraya,  Letda Inf Hairullah,  mengungkapkan, dalam pelaksanaan penertiban penggunaan masker yang dilakukan terjaring sebanyak 24 orang pelanggar protokol kesehatan dan telah dilakukan Swab tes Antigen.

“Total yang di Swab Antigen 24 orang , namun semua hasil pemeriksaan  dinyatakan Negatif dari Covid-19,” ujarnya.

Baca juga: Perdana Jadi Pusat Vaksinasi Covid-19 di Tabalong, RSUD H Usman Dundrung Sasar Tenaga Pendidik

Sementara itu, Lurah Tangkiling Horman Effendi, mengatakan Operasi Yustisi bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan Prokes dan 5 M untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Pandemi Covid-19 belum berakhir, oleh sebab itu warga diimbau mematuhi Protokol Kesehatan dan tertib melaksanakan menjaga jarak, mencuci tangan, pakai masker, menjauhi kerumunan untuk keselamatan diri, keluarga dan orang lain disekitarnya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved