Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Bursa Efek Indonesia Catatkan Rekor, Perdagangan Harian Capai Rp 13 Triliun

Rata-rata nilai perdagangan harian yang mencapai lebih dari Rp 13 triliun per hari atau melonjak 2 kali lipat dalam lima tahun terakhir

istimewa
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami peningkatan transaksi. Kondisi ini sangat menggembirakan, pasalnya Indonesia masih dilanda pandemi yang sudah berjalan dua tahun. 

Kabar gembira itu sebagaimana disampaikan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi, pada sambutan ETFest 2021, Jumat (11/6/2021). 

"Kami mencatat tingginya aktivitas transaksi dan merupakan rekor baru sejak swastanisasi bursa efek di tahun 1992, diantaranya yaitu rata-rata nilai perdagangan harian yang mencapai lebih dari Rp 13 triliun per hari atau melonjak 2 kali lipat dalam lima tahun terakhir," terangnya.

Selain itu, terdapat juga lonjakan frekuensi transaksi yang mencapai rata-rata 1,2 juta transaksi per hari dan merupakan yang tertinggi di kawasan ASEAN dalam tiga tahun terakhir. 

Baca juga: BEI Luncurkan Inovasi Edukasi Digital untuk Pasar Modal Indonesia

Baca juga: Perluas Akses Informasi bagi Milenial, BEI Resmikan Galeri Investasi ke-500

Baca juga: Tumbuh Ditengah Pandemi Covid-19, BEI Ungkap Sepuluh Rekor Baru Pasar Modal Indonesia di 2020

Hal ini turut diikuti dengan lonjakan volume perdagangan yang mencapai lebih dari 18 miliar lembar saham per hari.

"Lonjakan transaksi perdagangan sepanjang tahun 2021 dipengaruhi oleh tren positif pertumbuhan investor pasar modal. Kami melihat bahwa pesatnya pemanfaatan teknologi di masa new normal telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan investor dalam setahun terakhir," papar Inarno. 

Dalam hal peningkatan jumlah investor, hingga akhir Mei 2021 jumlah investor telah mencapai lebih dari 2,4 juta Investor saham dan 5,37 juta investor Pasar Modal. 

Dengan kata lain, terdapat peningkatan sebesar 42% untuk investor saham dan 38% untuk Investor Pasar Modal dari angka akhir tahun 2020. 

Rata-rata jumlah investor yang aktif bertransaksi hingga akhir Mei mencapai 203 ribu investor per hari, atau tumbuh 113% dari rata-rata tahun sebelumnya.

Kemudian, jika dilihat dari jumlah kepemilikan investor, tahun 2020 menjadi tahun kebangkitan investor domestik, terutama investor ritel. 

Baca juga: IHSG Anjlok 5 Persen Setelah Rencana PSBB Total di Jakarta, BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham

Investor ritel membukukan aktivitas transaksi yang besar yakni mencapai 48,4% dari total rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp9,2 triliun.

Persentase ini melonjak untuk pertama kalinya di atas 40% dalam 5 tahun terakhir dan ini berlanjut di tahun 2021 dimana dominasi investor ritel semakin terlihat dengan porsi mencapai hampir 60% per akhir Mei 2021. 

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved