Doni Monardo Jabat Komut Inalum

Usai Jabat Kepala BNPB, Doni Monardo Kini Jabat Komisaris Utama PT Inalum

Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo resmi diangkat sebagai Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum.

Tayang:
Editor: M.Risman Noor
(istimewa/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo (pakai rompi) dalam acara Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab” di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Jumat (9/10) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tak lagi menjabat Kepala BNPB, kini Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo resmi diangkat sebagai Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum.

Jabatan strategis ini sudah didapuk Doni Monardo atas persetujuan menteri BUMN, Erick Tohir.

Pengangkatan Doni Monardo diumumkan pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menyusul diselenggarakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perseroan kemarin (10/6/2021).

Doni Monardo sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan Covid-19. Pada bulan Maret lalu, ia juga dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh IPB atas dedikasi dan jasanya dalam penyelamatan lingkungan.

Baca juga: Update Kasus Covid-19 Tanggal 11 Juni 2021 : Kini Total Mencapai 1.894.025 Orang

Baca juga: Update Covid 19 Kalsel : Terkonfirmasi Positif Covid-19 Bertambah 34 Kasus, Sembuh 35 Orang

Terkait penunjukkan ini, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa peran Doni Monardo ke depan sangat penting. Erick juga buka suara perihal kapasitas Doni Monardo duduk di pucuk tertinggi jajaran Dewan Komisaris.

Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo.
Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (BNPB)

“Peran Pak Doni sangat penting. Terlebih, pengalaman, kemampuan, jaringan, dan prestasi beliau tidak diragukan lagi,” kata Erick dalam keterangannya, Kamis (11/6/2021).

Dilansir kompas.com dengan judul erick-thohir-resmi-angkat-doni-monardo-jadi-komisaris-utama-inalum, Erick menambahkan, Doni memiliki sepak terjang kepemimpinan dari Aceh hingga Papua, dari pemulihan daerah aliran sungai Citarum, penghijauan di Sulawesi Selatan hingga terakhir dalam memitigasi pandemi Covid-19.

“Beliau mengedepankan dialog dan kolaborasi lintas stakeholder untuk mengatasi masalah, dan mencapai kemajuan,” kata Erick.

“Kepedulian dan kiprahnya di bidang pemulihan lingkungan hidup menjadikannya figur yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara upaya pemberdayaan dan menjaga keberlanjutan lingkungan yang dilakukan Inalum serta anak-anak perusahaannya,” sambungnya.

Baca juga: Kemenhan RI Pesan Kapal Perang dari Italia, Begini Spesifikasi dan Kecanggihannya

Sebagai informasi, Inalum sendiri adalah holding BUMN industri pertambangan dengan anggota PT Freeport Indonesia, PT ANTAM Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk. dan saham minoritas di PT Vale Indonesia Tbk.

“Inalum mengelola aset vital negara di bidang pertambangan yang memiliki rencana besar di bidang kinerja dan aksi korporasi, dengan mementingkan keharmonisan dengan lintas stakeholder, serta pemberdayaan dan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan,” jelas Erick.

Doni Monardo adalah salah satu sosok mantan pejabat tinggi negara yang diangkat sebagai Komisaris Utama BUMN dalam beberapa pekan belakangan ini.

Sebelumnya, Erick juga mengangkat Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, mantan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, sebagai Komisaris Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

“Digitalisasi adalah motor penggerak pemulihan ekonomi nasional. Kepakaran, pengalaman dan kepemimpinan Prof. Bambang di bidang ekonomi, perencanaan dan teknologi, menjadikannya sosok yang tepat untuk memandu dan memberi arah, dan pengawasan kepada Telkom sebagai penggerak digitalisasi Indonesia, dan champion Indonesia untuk bersaing dengan pemain global,” ujar Erick tentang pengangkatan Prof. Bambang Brodjonegoro.

Baca juga: Fakta Viral di Medsos Tiga Bocah SD Bergelantungan Seberangi Sungai, Begini Kata Kepala Desa

Erick menambahkan, keberagaman sosok pemimpin dari berbagai latar belakang keahlian, dan pengalaman dibutuhkan BUMN untuk bisa bertransformasi menjadi perusahaan profesional berkelas dunia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved