Breaking News:

Keutamaan Shalat Israq

Keutamaan Shalat Israq, Ibadah Sunah Senilai Ibadah Umrah dan Haji

Satu yang baik diamalkan tiap hari dari Senin sampai Ahad adalah Salat Israq. Ibadah sunah dilakukan usai shalat subuh.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
protokoler suling
Kegiatan subuh keliling (suling) di Masjid Al Huda jalan Sungai Tabuk Desa Mandingin Kecamatan Barabai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Selain shalat lima waktu, ibadah sunah lain juga dianjurkan tetap dilaksanakan umat muslim.

Usai shalat subuh, ibadah sunah lain shalat Israq nilai ibadahnya sangat mengagumkan.

Meskipun hukumnya hanya sunnah, namun baik diamalkan.

Apalagi di setiap amaliah ada fadilat atau keutamaan bagi yang mengamalkan.

Satu yang baik diamalkan tiap hari dari Senin sampai Ahad adalah Salat Israq. Ibadah sunah dilakukan usai shalat subuh.

Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis Pertama di Bulan Zulkaidah 1442 H, Dibaca Besok Saat Bersahur

Baca juga: Memasuki 29 Syawal 1442 H, Amalan Sunah Jangan Dilupakan dan Ini Keutamaan Sholat Dhuha

Apa itu Salat Israq? Dikutip dari Serambi Ummah, edisi 3 November 2017, seorang ulama di Kabupaten Balangan, KH Zainuddin menyampaikan baiknya amalan Salat Israq.

Salat sunat Israq dikerjakan dua rakaat di saat waktu terbit matahari, tentu sebelumnya Saat Subuh lebih dulu.

Umat Muslim menuju masjid untuk melakukan sholat subuh berjamaah.
Umat Muslim menuju masjid untuk melakukan sholat subuh berjamaah. (Money SHARMA / AFP)

“Salah satu amalan yang sangat baik untuk diamalkan setiap harinya adalah, salat sunat israq dua rakaat usai salat subuh diwaktu matahari terbit, yaitu sekitar pukul 06.00 wita,” tuturnya.

Menurut KH Zainuddin, diriwayatkan dalam sebuah hadis dari Anas Radiallahuan dalam kitab Turmudzi dan yang lainnya ia berkata; "Rasulullah SAW bersabda, siapa yang Salat Subuh berjamaah (baik laki-laki atau perempuan) kemudian duduk sebentar mengucap zikir kepada Allah sampai timbul matahari, kemudian salat dua rakaat (salat Israq) adalah yang salat dua rakaat tadi pahalanya sama dengan pahala berhaji dan berumrah sempurna, sempurna, sempurna”. (Hadis Hasan)

Adapun tata caranya menurut KH Zainuddin, sama seperti salat yang lainnya, namun untuk lafazd niatnya yaitu ushalli sunnatal israqi rakataini sunnata lillahitaala (sahajaku salat israq dua rakaat sunat karena allah taala).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved