Breaking News:

Berita Kalteng

Bisnis Sarang Burung Walet Jadi Potensi Usaha yang Menjanjikan di Palangkaraya

Pada 2020 pajak sarang burung walet ditarget Rp 120 juta, terelalisasi Rp 162 juta dan BPPRD Palangkaraya sedang berupaya meninghkatkannya lagi.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Sarang burung walet. Makin banyak bermunculan usaha ini di Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, karena bernilai ekspor dan mendapat dukungan pemerintah setempat. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pengembangan usaha Sarang Burung Walet hasil penangkaran warga Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, cukup menjanjikan.

Ini bisa dilihat semakin banyaknya bangunan Sarang Burung Walet, tentunya karena prospek yang semakin membaik.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD Palangkaraya), Aratuni Djaban, Rabu (15/6/2021), mengatakan, potensi pajak Sarang Burung Walet belum dipungut secara maksimal.

Padahal potensinya cukup besar karena bangunan rumah walet semakin banyak di Kota Palangkaraya.

Baca juga: Wali Kota Palangkaraya Berharap Jaringan Listrik PLN Tersambung Hingga ke Pelosok

Baca juga: Karhutla Kalteng, Polisi Palangkaraya Giatkan Patroli Awasi Lahan Rawan Terbakar

Pada 2020, pajak Sarang Burung Walet ditarget Rp 120 juta. Setelah dipungut hingga akhir tahun bisa terealisasi melebihi target yakni mencapai Rp 162 juta.

"Jumlah itu bisa ditingkatkan lagi,  karena bangunan walet di Kota Cantik cukup banyak," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin, mengatakan, sinergitas pertumbuhan ekonomi akan mampu mendorongkrak pendapatan daerah melalui nilai ekspor. "Penggalian potensi yang bernilai ekspor harus didukung," ujarnya.

Dia mengatakan, sarang burung walet memiliki potensi besar dalam meningkatkan produk-produk bernilai ekspor bagi Kota Palangkaraya.

Baca juga: VIDEO Enam Komplotan Pencuri Sarang Walet di Kalteng Dibekuk, Polisi Amankan Pistol Rakitan

Baca juga: Kawasan Pertokoan Pasar Sampit Kalteng Banyak Bermunculan Bangunan Sarang Burung Walet

"Selain produk hasil Sarang Burung Walet juga berbagai produk UKM lainnya yang memiliki potensi ekspor," ujarnya.

Wali Kota menyebut, untuk produk ekspor diharapkan Bea Cukai turut membantu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada masa pandemi.

Terutama, dalam hal menunjang ekspor daerah dan memaksimalkan instansi terkait untuk turut andil di dalamnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved