Breaking News:

Berita Sampit

Jelang Sekolah Tatap Muka, Animo Wali Murid di Sampit Kotim Mengikuti Vaksin Covid-19 Tinggi

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus berupaya merangsang agar wali dan orang tua murid sekolah lanjutan tingkat atas (SLT

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Animo masyarakat orang tua murid dan wali murid di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, melakukan vaksinasi Covid-19, cukup tinggi, jelang belajar tatap muka, Juli 2021 mendatang. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus berupaya merangsang agar wali dan orang tua murid sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) yang ada Sampit untuk melakukan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di sekolah.

Pelaksanaan vaksinasi massal di Kalimantan Tengah, hingga, Rabu (16/6/2021) terus digalakkan bukan hanya di puskesmas tetapi juga dilakukan di pasar atau pusat perbelanjaan, di sekolah hingga di mall yang ada Sampit.

Seperti yang dilakukan pihak Kecamatan Baamang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dan jajaran Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, melakukan vaksinasi di sekolah jelang belajar tatap muka SMA sederajat, Juli 2021, animo para orang tua atau wali murid datang untuk vaksinasi, cukup tinggi.

Camat Baamang Sampit, Gusti Mukafi, saat dimintai keterangan, terkait pelaksanaan vaksinasi, yang dilakukan diwilayahnya mengakui, animo masyarakat di Kecamatan Baamang cukup tinggi untuk dilakukan vaksinasi tersebut.

Baca juga: Vaksin Tenaga Guru Mencapai 62 Persen, SLTA di Kalteng Siap Gelar Belajar Tatap Muka

Baca juga: Persiapkan Belajar Tatap Muka, Disdikbud Tala Segera Rapat dengan Satgas Covid-19 Bahas Zonasi

Baca juga: Kepala Kemenag HST Sebut PPDB Madrasah Selesai, Sekolah Siap Belajar Tatap Muka

Baca juga: VIDEO Belajar Tatap Muka Diterapkan di Kotim, Tim Satgas Covid-19 Minta Protokol Kesehatan Ketat

"Animo masyarakat tinggi yang ingin melakukan vaksinasi, misalnya saat pelaksanaan vaksiansi di sekolah SMKN-1, ditargetkan hingga 300 bersama kecamatan ketapang, untuk baamang yang ingin di vaksin mencapai 150 malah lebih sehingga 29 orang yang kelebihannya, terpaksa sarankan vaksin di tempat lain, karena melebihi target," ujarnya.

Dia mengungkapkan, warga yang divaksin tersebut diantaranya adalah untuk kalangan umum, selain itu juga orang tua dan wali murid." Ada orang tua dan wali murid dari beberapa sekolah SLTA yang umurnya 50 tahun keatas ditambah dengan warga yang ada di Kecamatan Baamang," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved