Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Provinsi Kalsel Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 2 Persen Pada Akhir 2021

Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, menyebut pertumbuhan ekonomi 2-3 persen di akhir 2021 dalam pertemuan pengendalian Covid-19 di kantornya di Banjarbaru

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
Suasana Pasar Manuntung Berseri di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (9/6/2021). Pemerintah provinsi targetkan pertumbuhan ekonomi pada akhir 2021, ditarget naik 2 hingga 3 persen. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Target pertumbuhan ekonomi yang positif di kwartal kedua 2021, sesuai arahan Presiden RI, harus diwujudkan.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menindaklanjutinya dengan menggelar pertemuan membahas pengendalian Covid -9 dalam bidang usaha perekonomia, Rabu (16/6/2021).

Dipimpin Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, kegiatan ini dihadiri Kapolda Irjen Pol Rikwanto, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, serta forkopimda se Kalsel secara langsung dan juga virtual.

Menurut Safrizal ZA, penanganan Covid-19 dan pemulihan perekonomian perlu keseimbangan. “Kita bukan hanya menghadapi degradasi angka ekonomi, tapi juga bencana kemanusiaan,” ujarnya.

Ada 5 daerah di Kalsel memiliki risiko sedang dan selebihnya berisiko rendah.  “Yang risiko rendah, harus digas ekonominya,” tekan Safrizal.

Baca juga: Dirbinmas Polda Kalsel Bersama IMI Kalsel Gelar Vaksinasi, Anggota Komunitas Ini Datang Pakai Trail

Baca juga: Dikeluhkan Rusak Parah, Titian Antasan Bondan di Banjarmasin Selatan Mulai Diperbaiki

Ia pun menuruti arahan Presiden RI, dimana Kalsel juga melaksanakan strategi injak pedal gas dan rem dalam memulihkan ekonomi sekaligus menekan angka penyebaran Covid-19.

Ekonomi Kalsel pada 2020 tertekan dalam hingga minus 1,8 persen. “Namun sampai 2021 membaik, walau masih minus 1,25 persen,” sebutnya.

Terpenting adalah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. "Apakah itu positif 0,5 persen atau berapa, tapi yang jelas kita menargetkan sudah harus mencapai pertumbuhan ekonomi positif. Dengan rakor ini, kita dalam rangka injak pedal gas untuk meningkatkan perekonomian, tapi tak lengah dalam pengawasan,” tandas Safrizal.

Pada akhir 2021, ditarget positif 2 atau 3 persen. “Sektor yang diharapkan bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi adalah tambang, perkebunan dan pertanian,” rinci dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved