Berita Banjarmasin
Tes Kesehatan Peserta SBMPTN ULM, Peserta Dapat Toleransi Waktu Keterlambatan
Fasya Maraya Hayati (18), calon mahasiswa Teknik Kimia ULM Banjarmasin bersyukur, karena sudah mendapatkan kebaikan hati dari petugas Tes kesehatan/na
Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fasya Maraya Hayati (18), calon mahasiswa Teknik Kimia ULM Banjarmasin bersyukur, karena sudah mendapatkan kebaikan hati dari petugas Tes kesehatan/napza Lambung Mangkurat Medical Center (LMMC).
Pasalnya Fasya diberikan toleransi waktu keterlambatan, saat hendak mengikuti tes kesehatan untuk keperluan daftar ulang peserta lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Fasya terlambat mengikuti tes bukan karena lalai ataupun tidak disiplin waktu, tetapi ia harus kembali pulang kerumah untuk mengambil surat keteangan bebas covid-19.
"Rumah saya di Banjarbaru, tapi karena ketinggalan hasil rapidtest antigen jadinya balik lagi. Soalnya untuk test kesehatan harus pakai itu," katanya. Kamis (24/6/2021).
Baca juga: Calon Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN ULM Wajib Tes Kesehatan/Napza di LMMC
Baca juga: Gagal di UTBK SBMPTN Silakan Coba Jalur Mandiri, 80 PTN Gunakan Skor UTBK untuk Seleksi Mandiri
Baca juga: 9 Siswa Alumni SMA Al Mazaya Banjarmasin Lulus SBMPTN di Universitas Beken Tanah Air
Baca juga: Panduan Menghitung Nilai Rata-rata UTBK SBMPTN 2021, Simak Pula Cara Unduh Sertifikat UTBK
Ia rela menempuh perjalanan lebih kurang 60 km, karena tidak ingin melakukan rapidtest antigen ulang.
"Biayanya kan Rp 125 ribu satu kali test, belum lagi antrenya, mending balik saja kerumah," jelasnya.
Fasya mengikuti tes tersebut sesuai jadwal yang sudah ditentukan, sama halnya seperti yang dilakukan oleh Zulfira Nur Fitria (18), calon mahasiswa jurusan kehutanan ULM Banjarmasin.
Zulfira pun mengaku tidak mendapatkan kendala selama menjalani tes kesehatan tersebut.
"Alhamdulillah semua berjalan lancar, tadi sudah menerima kartu pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan selesai," ujarnya.
Ia pun mengungkapkan, selanjutnya kartu hasil pemeriksaan tersebut, digunakan sebagai persyaratan daftar ulang.
"Semoga tahapan selanjutnya bisa saya lalui tanpa ada kendala, dan secepatnya bisa menjalani perkuliahan," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/suasana-lmmc-lokasi-test-kesehatan-sadfdf.jpg)