Berita HSS
Pemkab HSS Target Bedah 352 Rumah Program Rumah Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada awal bulan ini rencananya bakal memulai pengerjaan bedah rumah Program Rumah Sejahtera dari Pemerintah K
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada awal bulan ini rencananya bakal memulai pengerjaan bedah rumah Program Rumah Sejahtera dari Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Pada 2021 ini tercatat ada 352 rumah yang bakal dibedah. Jumlah ini masih sedikit dari total jumlah rumah tidak layak huni yang tercacat di Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Lebih dari seribu rumah masih menunggu giliran bedah rumah Program Rumah Sejahtera. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Nordiansyah mengatakan, jika Program Rumah Sejahtera memprioritaskan lansia atau orang yang tidak berpenghasialn. Khususnya mereka yang tidak ada kemampuan untuk memperbaiki rumahnya.
“Jadi ada skala prioritas pada Program Rumah Sejahtera ini. Kami melakukan pendataraan kemudian memverifikasi. Setelah verifikasi maka akan dimasukan dalam daftar tunggu dan diusulkan pada tahun sebelumnya,” katanya.
Baca juga: Wali Kota Banjarbaru Hadiri Syukuran Bedah Rumah YBM PT PLN
Baca juga: Babinsa dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah di Desa Mekar Sari Kabupaten Tapin
Baca juga: YBM PT PLN (Persero) UIKL Kalimantan Bedah Rumah Perempuan Pencari Kayu Galam di Lianganggang
Baca juga: Program Bedah Rumah, Dinsos Kota Banjarmasin Pastikan Tak Mencapai Target 150 Buah
Sehingga pada tahun berjalan, tinggal pelaksanaannya. Dijelaskan Nordiansyah, jika untuk pembangunan ini harus memiliki lahan yang jelas. Milik pribadi, atau dengan perjanjian tidak boleh dibongkar dalam jangka waktu lima tahun.
“Jadi penerima sudah didata. Dalam pelaksanaannya yang penerima meninggal dunia sebelum pembangunan maka akan dikebalikan ke kas daerah anggarannya,” katanya.
Untuk satu unit rumah, diberikan bantuan untuk bedah rumah sebesar Rp 13.908.000. Nordiansyah mengatakan, pihaknya akan mengusulkan kenaikan bantuan. Sebab, bantuan bedah rumah yang berada di Dinas KPLH mencapai Rp 17,5 juta yang berasal dari APBN.
“Nanti akan diusulkan. Kalau memungkinkan akan disamakan. Kalau Program Rumah Sejahtera semuanya berasal dari APBD,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/koramil-01-birayang-bedah-rumah-tidak-layak-huni-di-hst.jpg)