Harga Bitcoin
GPU Murah Bakal Banjiri Pasar, Penambang Bitcoin China Kompak Jual Murah Imbas Tekanan Pemerintah
Berdasarkan sejumlah laporan, para penambang kripto di China beramai-ramai menjual GPU yang telah digunakan untuk mining dengan harga murah.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Tekanan demi tekanan yang diberikan pemerintah China terhadap aktivitas penambangan mata uang kripto alias Crypto Currency membuat penambang bitcoin di China kian resah.
Mereka pun beramai-ramai menjual murah GPU miliknya. GPU adalah kartu pengolah grafis mumpuni yang biasanya digunakan untuk kegiatan penambangan uang kripto.
Sementara itu, langkah pemerintah China meredam aktivitas penambangan mata uang kripto berdampak ke berbagai hal.
Dilansir dari Kompas.com, saat ini harga Bitcoin terus anjlok, hingga performa hashrate mata uang kripto tersebut yang kian melorot.
Tekanan dari pemerintah "Negeri Tirai Bambu" ini konon juga memiliki dampak positif bagi konsumen, khususnya gamer, yaitu menurunnya harga GPU, alias kartu pengolah grafis mumpuni yang biasanya digunakan untuk kegiatan penambangan.
Baca juga: Daftar Aset Kripto Paling Menguntungkan di Semester I 2021, Termasuk Bitcoin?
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Terpuruk, Terjadi Penurunan Akun Aktif di Jaringan Blockchain
Berdasarkan sejumlah laporan, para penambang kripto di China beramai-ramai menjual GPU yang telah digunakan untuk mining dengan harga murah.
Beberapa GPU yang dijual, berdasarkan forum asal Taiwan, PTT, mencakup GPU terkini dari Nvidia RTX 3000 Series dan GTX 1000 Series, serta GPU Radeon RX 6000 Series dan RX 400 Series buatan AMD.
Adapun aneka GPU ini, seperti yang telah diaktakan tadi, dijual dengan harga yang cukup terjangkau di sejumlah e-commerce lokal.
Kartu grafis GeForce RTX 3070, misalnya, dijual dengan kisaran harga 3.120 dolar Hong Kong atau sekitar Rp 5,8 juta.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email
Sebelumnya, GPU tersebut konon sulit didapatkan di pasaran dengan harga resmi 500 dolar AS (Rp sekitar Rp 7,2 juta) dan pengguna harus rela merogoh kocek sekitar 900 dolar AS (sekitar Rp 13,1 juta) agar bisa meminangnya.
Ada pula GPU GeForce RTX 3060 Ti yang kini dibanderol sekitar 309 dolar AS (sekitar Rp 4,5 juta) dan RTX 3060 yang dilego di kisaran angka 244 dolar AS (sekitar Rp 3,5 juta), sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Techspot, Jumat (2/7/2021).
Perlu dicatat, meski harganya murah, aneka GPU yang dijual miner ini kemungkinan besar pernah "dipaksa" menyala selama 24 jam tanpa henti karena bekas kegiatan penambangan. Sehingga, kondisinya bisa jadi akan berkurang drastis karena pemakaian ekstrem.
Sebagai informasi, penyebab para penambang di China berbondong-bondong menjual GPU diduga kuat memang karena otoritas setempat menutup sejumlah tambang Bitcoin di sana.
Diperkirakan, 90 persen kapasitas mining Bitcoin di China sudah lenyap karena hal tersebut. China sendiri digadang-gadang sebagai pusat aktivitas penambangan kripto di dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-gpu-yang-disusun-dalam-sebuah-rak.jpg)