Breaking News:

Wawancara Eksklusif Kapolda Kalsel

Membawa Kalsel Aman dan Sehat, Polda Dirikan Gerai Vaksin hingga ke Polsek

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto dan jajaran sibuk mengurusi vaksinasi Covid-19.

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto paparkan programnya kepada Jurnalis BPost, Hari Tri Widodo, di ruang kerjanya, Jumat (2/7). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak ada perayaan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Bhayangkara, yang jatuh pada Kamis 1 Juli 2021, di Polda Kalsel.

Kapolda Irjen Pol Rikwanto dan jajaran justru sibuk mengurusi vaksinasi Covid-19.

Polri diminta turut menyukseskan program pemerintah melakukan vaksinasi terhadap 1 juta warga per hari.

“Kami membuat gerai-gerai vaksinasi dari polda hingga polsek-polsek,” kata Rikwanto di ruang kerjanya dalam wawancara eksklusif dengan jurnalis Banjarmasin Post Group, Hari Tri Widodo, Jumat (2/7).

BPost: Apa makna tema Hari Bhayangkara ke-75 ini?

Kapolda: Tema yang kami dukung di momen HUT Bhayangkara ini berkaitan dengan tren yang sedang ada, yaitu masalah pandemi Covid-19. Pemerintah, Pak Jokowi sebagai Presiden sangat mengharapkan peran aktif Polri dalam kaitan ikut membantu agar pandemi ini bisa dikelola dengan baik. Artinya penyebaran tidak masif, tingkat kesembuhan tinggi dan masyarakat bisa memiliki kekebalan yang baik terhadap Covid-19. Banyak hal kami laksanakan, operasi yustisi, membantu vaksinasi, membantu kebijakan pemerintah pusat dan daerah terkait 5M dan 3T serta membimbing pelaku ekonomi supaya bisa tetap bekerja dan berpenghasilan dan seterusnya.

BPost : Ada terget khusus dalam konteks mempercepat penanganan Covid-19?

Kapolda: Kami membuat gerai-gerai vaksinasi, di Polda ada 3 gerai, Polres 26 gerai di Polsek 135 gerai jadi gebyar vaksin kerja sama dengan Dinas Kesehatan Pemda. Vaksin yang ada kami bantu kelola. Ditargetkan 1 juta 1 hari, melebihi. Ditarget dua kali lipat, terlampaui juga. Akhirnya ke depan kita menjadi agen utama bersama Dinkes dan stakeholder untuk memvaksinasi masyarakat. Kita harapkan suplai vaksin tersedia, kami menyiapkan dan terus menambah jumlah vaksinator. Polri akan lakukan ini terus sesuai arahan Pemerintah.

BPost : Terkait kondisi pandemi akan ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, apa antisipasi dari Polda Kalsel?

Kapolda: Memang beberapa waktu lalu Jawa-Bali zona merah bahkan menghitam, karena itu dilakukan PPKM Darurat artinya mendekati lockdown full. Bukan tidak mungkin peristiwa di Jawa-Bali ini menyebar ke daerah termasuk di Kalsel, kita perlu antisipasi hal itu. Saya sudah bicara dengan Pak Gubernur lebih intensif disamping menunggu kebijakan pusat tentang daerah di luar Jawa-Bali mau diapakan, namun kita juga memikirkan kepada hal terburuk seperti yang terjadi di sana. Saat ini menginventarisir di Rumah Sakit ketersediaan tempat tidur, kamar, oksigen, termasuk kalau membludak harus ada plan B. Tenda digelar di mana, nakesnya dari mana.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved