Breaking News:

Berita Kalteng

Pasokan Sembako di Pasar Tradisional Palangkaraya Aman Jelang Idul Adha

Meski menjelang iduladha, pasokan dan harga bahan pokok di pasar tradisional Palangkaraya tetap stabil

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Pasokan sayuran yang dijual di Pasar tradisional Palangkaraya Kalimantan Tengah, rata-rata berasal dari petani sayuran lokal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pasokan sembilan bahan makanan pokok di Pasar Tradisional Palangkaraya, Kalimantan Tengah masih stabil, meski pun Hari Raya Idul Adha tinggal dua minggu lagi.

Pantauan di Pasar Kahayan Palangkaraya, Minggu (4/7/2021), bahan makanan masih cukup banyak, harga jual pun masih stabil belum ada kenaikkan harga dua minggu jelang tibanya Hari Raya Idul Adha.

"Pasokan masih lancar tidak ada kendala, harga masih stabil saja belum ada kenaikkan," ujar Ani salah satu penjual sembako di Pasar Kahayan.

Dia mengatakan, permintaan sembako juga masih relatif stabil tidak ada lonjakan.

Baca juga: Curanmor Kalteng, Curi Motor Tanpa Dikunci Stang, Dua Remaja Diamankan Polsek Kapuas Hilir

Baca juga: Program Kampus Mengajar Angkatan Pertama di Kapuas Kalteng Berakhir

Pedagang sementara ini juga tidak menaikkan karena pasokan lancar permintaan masih stabil dan tidak ada kenaikkan dari distributor.

"Permintaan stabil malah cenderung menurun jika dinaikkan harga nantinya malah ga ada yang beli," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Palangkaraya, Rawang mengatakan, harga sembako di pasar tradisional yang ada di Palangkaraya, masih stabil demikian juga dengan stok barang masih aman jelang lebaran Idul Adha mendatang.

"Pasokan bahan makanan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1442 H di Kota Palangkaraya aman, tidak ada masalah, cukup tersedia bagi masyarakat. Termasuk menjelang hari raya kurban mendatang," ujarnya.

Baca juga: Berenang di Sungai, Dua Bocah di Batang Alai Selatan HST Terseret Arus, Satu Meninggal Dunia

Demikian juga sebut dia, saat penerapan penyekatan di perbatasan Kalteng, yang akan diberlakukan Senin besok, tidak ada masalah.

Angkutan logistik yang membawa bahan makanan boleh lewat seperti biasa

Rawang mengakui, pasokan bahan pokok sebanyak 80 persen berasal dari luar Kota Palangkaraya, terutama komoditas beras 100 persen berasal dari luar. Warga Palangkaraya lebih banyak mengonsumsi bahan pokok dari luar daerah, kecuali sayur mayur," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved