Berita Banjar

Kera Ekor Panjang Serang Warga Martapura Kalsel, Bocah Desa Bincau Muara Terluka

Kera ekor panjang lukai Bocah Nahwan Rizky (6), warga Desa Bincau, Kebun Serai Permai, Blok G No 27, Martapura, Kabupaten Banjar Kalsel

Tayang:
Penulis: Siti Bulkis | Editor: Hari Widodo
Gusti untuk BPost
Bocah Nahwan Rizky (6), warga Desa Bincau, Kebun Serai Permai, Blok G No 27, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan terluka akibat serangan kera ekor panjang, Kamis (8/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kera ekor panjang lukai Bocah Nahwan Rizky (6), warga Desa Bincau, Kebun Serai Permai, Blok G No 27, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (8/7/2021).

Bocah malang tersebut, terpaksa dibawa ke Rs Ratu Zalecha Martapura untuk mendapatkan perawatan atas  luka akibat serangan kera  di bagian jidat dan kepala. 

Kera tersebut, menurut Kepala UPT Damkar Kabupaten Banjar, Gusti Yudhi S.pi, menyerang Nahwan saat bocah laki-laki tersebut hendak mencuci tangan. 

"Nahwan tadinya hendak mencuci tangan di tempat wudhu di musala setelah bermain tanah. Namun, saat hendak pulang ke rumahnya Nahwan diserang kera dari atas tower musalla. Akibatnya anak itu terluka," bebernya. 

Baca juga: Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarmasin Evakuasi Kera dari Permukiman Warga

Baca juga: Ada Vaksin Rabies Gratis, Pemilik Anjing, Kucing, Kera Diimbau ke Puskeswan Ini

Menerima informasi tersebut, pihaknya pun langsung mendatangi lokasi. Dan dari informasi warga hewan itu biasa keluar pada pagi hari sekitar pukul 06.00 wita dan sekitar pukul 16.00 wita.

Diketahui kejadian kera menyerang warga di Kecamatan Martapura bukanlah yang pertama. 

Sebelumnya, Senin (8/2/2021)  dua orang warga Jalan Sekumpul Ujung, Komplek Suaka Permai, Indrasari, Martapura yaitu Hasanudin(13) dan Rajik Al Banjari (6) juga diserang oleh kera. 

Kemudian, Sabtu (3/4/2021), remaja 13 tahun yang bernama Oval warga Suaka Indah Martapura.

Lalu, terdata pula Minggu (9/5/2021) satu orang warga Jalan Lestari Rt 04, Martapura bernama Hasyimi dan Sabtu (15/5/2021) Nur Azka (2) warga Indrasari, Martapura turut mengalami penyerangan serupa dengan Bocah Nahwan Rizky.

"Kami serta warga secara bersama-sama akan melakukan pencarian dan penyisiran kembali besok di sekitaran lokasi," ujarnya. 

Saat ditanya kenapa hewan tersebut bisa ada di pemukiman warga dan bisa menyerang warga ?

Gusti menyebut, kemungkinan kera tersebut nyasar atau juga dikarenakan akibat banjir beberapa waktu lalu sehinga hewan tersebut muncul di pemukiman warga. 

"Selain itu, di lapangan saya juga melihat ada warga yang memberi makan. Kemungkinan dikarenakan itulah kera tersebut betah di pemukiman warga. Bagi orang dewasa mungkin tidak berbahaya, beda dengan halnya dengan anak-anak," tuturnya. 

Baca juga: VIDEO Kawanan Kera Muncul di Jalur Pantai Ujung Pandaran ke Sungai Bakau Kalteng

Dari kejadian tersebut, Gusti mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberi makan kepada hewan liar berbahaya yang memasuki pemukiman, agar hewan tersebut agar tidak ketergantungan dan kembali datang.

"Dan tidak melakukan memprovokasi atau tindakan ancaman terhadap hewan liar, karena secara alami hewan liar akan menyerang apabila merasa terancam serta segera melapor ke aparat desa setempat apabila menemukan hewan liar berbahaya di pemukiman," tutupnya.  (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved