Berita Banjarbaru
Belum Ada Rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kalsel, PTM 12 Juli Terancam Ditunda
Rencana PTM yang dijadwalkan saat tahun ajaran baru pada 12 Juli terancam tertunda. Hingga kini Disdikbud belum dapat rekomendasi dari Satgas Covid-19
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hingga kini Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada sekolah di bawah Disdikbud Kalsel belum juga mendapatkan SK Gubernur Kalsel. Padahal sebelumnya, PTM dijadwalkan berlangsung saat tahun ajaran baru pada 12 Juli 2021.
Disdikbud Kalsel bahkan sudah menyusun sekolah piloting yang akan melakukan PTM. Namun kabar PTM akan tertunda juga sudah mencuat.
Kadisdikbud Kalsel HM Yusuf Effendi mengatakan, Disdikbud Kalsel pun masih menunggu rekomendasi untuk menggelar PTM dari Satgas Covid 19 Kalsel.
"Satgas Covid 19 dari Dinkesprov menerbitkan rekomendasi, kemudian dibuatkan SK Gubernur jika gubernur oke, sekarang rekomendasi saja masih belum," ujarnya, saat dikonfirmasi Jumat (9/7/2021).
Baca juga: VIDEO PJ Gubernur Kalsel : PTM Bisa Tertunda Hingga Waktu yang Tidak Ditentukan
Baca juga: Covid-19 di Banjarmasin Kembali Melonjak, Disdik Tetap akan Menggelar PTM
Baca juga: Satgas Covid-19 Kecamatan Tanjung Verifikasi Lima Sekolah di Tabalong yang akan Gelar PTM
Menurut Yusuf, waktu digelarnya PTM sebentar lagi akan tiba, bisa saja ditunda jika tidak ada rekomendasi.
Disdikbud, akan membuatkan surat ke sekolah agar pembelajaran tetap dilanjutkan secara daring sampai menunggu adanya rekomendasi dan SK Gubernur.
"Kita juga sudah melakukan PTM terbatas dengan hanya satu sekolah per kabupaten kota, berbeda dengan kabupaten kota yang semua sekolah bisa PTM," tambahnya.
Ditanya kembali akankah jika ditunda PTM selanjutnya tetap mengusung skema piloting Yusuf mengaku belum bisa memastikan.
Sementara Kadinkes Kalsel HM Muslim sat dikonfirmasi membenarkan jika belum ada rekomendasi dari Satgas Covid 19 Kalsel.
"Saat ini belum ada rekomendasi, kita masih melihat kondisi penularan," ujarnya.
Sebelumnya, Pemprov Kalsel sudah menyusun langkah-langkah persiapan PTM.
Rencananya, dari semua sekolah jenjang SMA/SMK dan SLB hanya sebagian yang melaksanakan PTM. Yakni cuma satu sekolah tiap jenjang tersebut di tiap kabupaten dan kota. Itu pun akan dilihat dulu kesiapan dari tiap-tiap sekolah.
Sejumlah sekolah yang rencana menjadi piloting untuk jenjang SMA meliputi, SMAN 5 Banjarmasin, SMAN 2 Banjarbaru, SMAN 1 Martapura, SMAN 1 Rantau, SMAN 1 Daha Utara, SMAN 2 Barabai, SMAN 2 Amuntai, SMAN 1 Awayan, SMAN 1 Pelaihari, SMAN 1 Angsana, SMAN 1 Kotabaru dan SMAN 2 Tanjung.
Baca juga: Simulasi PTM Digelar, Siswa SMPN 15 Banjarbaru Lepas Kangen di Kelas
Baca juga: PTM di Kalsel Tak Ada Kepastian, Ketua DPRD H Supian HK Desak Pembelajaran Tatap Muka Tak Ditunda
Sementara di sekolah SMK meliputi, SMKN 3 Banjarmasin, SMKN 2 Banjarbaru, SMKN 1 Martapura, SMKN 1 Rantau, SMKN 1 Daha Selatan, SMKN 1 Barabai, SMKN 2 Amuntai, SMKN 1 Batumandi, SMKN 1 Pelaihari, SMKN 1 Simpang Empat, dan SMKN 1 Kotabaru.
Sedangkan SLB ada enam, yakni SLB 3 Martapura, SLB Negeri Pembina, SLB Kotabaru, SLB Kandangan, Balangan dan SLBN 2 Banjarmasin. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pelaksanaan-vaksinasi-covid-19-bagi-guru-di-tabalong-safa.jpg)