Berita Tanahlaut
Efisiensi Anggaran Tala 2026 Difokuskan ke Program Rakyat, Belanja Seremonial hingga BBM Dipangkas
Pemkab Tala Tal mulai mengarahkan kebijakan efisiensi anggaran 2026 dengan memangkas sejumlah belanja operasional
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, mulai mengarahkan kebijakan efisiensi anggaran 2026 dengan memangkas sejumlah belanja operasional dan kegiatan seremonial, lalu mengalihkan fokus anggaran ke program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Tanahlaut Afrizal Akbar mengatakan efisiensi dilakukan bukan sekadar penghematan administratif. Namun untuk memastikan ruang fiskal daerah lebih banyak menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Efisiensi belanja diarahkan khususnya pada pengeluaran operasional dan kegiatan yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan penghematan dilakukan pada penggunaan listrik dan air di lingkungan pemerintah daerah, pembelian bahan bakar minyak kendaraan dinas, hingga pengadaan alat tulis kantor.
Selain itu, belanja rapat dan kegiatan seremonial juga mulai ditekan, termasuk pengurangan konsumsi rapat koordinasi.
Baca juga: Pasutri Korban Kecelakaan di Ambungan Tanahlaut Dikebumikan di Pelaihari, Pedagang Bakso Sungaijelai
Baca juga: Lowongan Kerja Bank Mandiri, Terbuka Bagi Lulusan SMA hingga S2, Cek Lokasi Penempatan
Tak hanya itu, Pemkab Tala juga mengurangi frekuensi perjalanan dinas serta kegiatan luar daerah yang selama ini menyerap anggaran cukup besar.
Sebagai bagian dari transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN), Pemkab Tala juga menerapkan pola kerja empat hari work from office (WFO) dan satu hari work from home (WFH) dalam sepekan.
Kebijakan tersebut diperkuat melalui Surat Edaran Bupati Tanah Laut Nomor 000.8.3/3/setda/2026 tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.
Di tengah kebijakan efisiensi tersebut, Afrizal memastikan program prioritas daerah tetap difokuskan pada sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk pemberian beasiswa bagi siswa SD dan SMP dari keluarga miskin.
Selain itu, terdapat program satu desa satu lulusan perguruan tinggi yang ditujukan membantu keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan tinggi.
Sementara pada sektor kesehatan, pemerintah daerah menitikberatkan pada optimalisasi layanan kesehatan dasar melalui pemenuhan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, penyediaan air minum, serta sanitasi layak dan aman juga menjadi fokus dalam kebijakan pembangunan daerah tahun berjalan.
“Peningkatan infrastruktur pendukung perekonomian juga menjadi prioritas seperti pembangunan jalan usaha tani dan irigasi pertanian,” katanya.
Pemkab Tala juga tetap menjalankan program padat karya dengan alokasi anggaran sebesar Rp 50 juta untuk setiap RT. Selain itu, bantuan modal usaha produktif bagi masyarakat miskin juga disiapkan guna mendukung penguatan ekonomi warga.
| Simpan Sabu dalam Kotak Bekas Cotton Buds dan Permen, Pria di Asam-Asam Tanahlaut Diciduk Polisi |
|
|---|
| Di Balik Dinding Rapuh Rumah Dalilah, Janda Lansia Tanahlaut Ini Nantikan Sentuhan Tangan Dermawan |
|
|---|
| Bupati Tanahlaut Kembali Rombak 'Kabinet' Menengah, Ketua IDI Kalsel Pimpin RSUD Hadji Boejasin |
|
|---|
| Pasokan MinyaKita Ditambah, Pemkab Tanahlaut Upayakan Tekan Harga di Pasaran |
|
|---|
| Mahasiswa Tanahlaut Terapkan Smart AgroFlok di Kawasan Ini, Anggota KTH Bumi Priangan Antusias |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/KANTOR-Bupati-Tala-di-kawasan-Jalan-A-Yani-Pelaihari2.jpg)