Proses Panen Rotan Petani Batola
Selain Bahan Kerajinan Tangan, Batang Muda Rotan Bisa Dikonsumsi hingga Mengobati Penyakit
Rasa dari khas dari umbut rotan agak manis dan sedikit sepat, biasanya untuk mengurangi rasa sepat yang melekat, umbut terlebih dahulu direbus
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Di samping kegunaannya sebagai bahan baku berbagai kerajinan tangan, ternyata umbut (batang muda) rotan bisa dikonsumsi.
Masyarakat Dayak di Kalimantan biasanya mengolah umbut rotan sebagai sayur santap makan.
Bisa dimasak gulai, tumisan maupun lainnya.
Rasa dari khas dari umbut rotan agak manis dan sedikit sepat, biasanya untuk mengurangi rasa sepat yang melekat, umbut terlebih dahulu direbus dengan air hingga mendidih.
Baca juga: Bagi Petani Rotan di Batola, Hal Tersulit Saat Proses Panen Harus Menghadapi ini
Baca juga: Alat yang Digunakan Petani di Batola untuk Panen Rotan ini Jangan Dianggap Remeh
Baca juga: Begini Cara Jual Beli Batang Rotan, Ada Kesepakatan Harga Pembeli Lebih Awal
Masakan dari umbut rotan selain dikonsumsi masyarakat tertentu, biasanya sering dijual ketika bulan suci Ramadan bersama kuliner lainnya.
Tidak sekedar sebagai kuliner makanan, umbut rotan yang dikonsumsi juga mengandung khasiat yang baik untuk kesehatan.
Banyak warga yang percaya kuliner ini dapat mengobati maag, reumatik hingga penyakit darah tinggi.
(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/umbut-atau-bagian-tunas-muda-rotan-yang-bisa-dijadikan-sayur-makan.jpg)