Berita Selebritis
Putri Kelana Merasa Excited Tampil Menari di Pinggir Pantai
Menari di atas panggung terbuka dan di pinggir pantai, baru pertama kali dialami Krisna Puteri Kelana.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Menari di atas panggung terbuka dan di pinggir pantai, baru pertama kali dialami Krisna Puteri Kelana.
Perasaan gugup pun sempat menerpa penari dari Sanggar Tari Seni Nuansa Banjarmasin di Festival Budaya Saijaan dilaksanakan di Pantai Gedambaan Kotabaru.
"Biasanya kami kan tampil di acara seremonial di dalam gedung. Ini saya tampil di tempat terbuka, di pinggir pantai saya merasa gugup sekaligus excited atau bergairah, karena ini pertama kali ke Kotabaru," kata Krisna saat dihubungi di Kotabaru, Selasa (13/7/2021).
Mahasiswa baru Prodi Sendratasik FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin ini pun mengaku sangat bangga bisa ikut serta tampil di acara Festival Budaya Saijaan.
Baca juga: Tari Kumandang Japin dari Sanggar Air Amuntai Hibur Penonton Virtual di FBS Kotabaru
Baca juga: VIDEO Sanggar Ar Rumi Dilibatkan Sosialisasi Pemilih PSU Pilgub Kalsel di Kabupaten Banjar
Baca juga: Sanggar Ar-Rumi Ikut Sosialisasikan PSU Pilgub Kalsel di Kabupaten Banjar
Baca juga: Sanggar di Uniska Gelar Aksi Teaterikal, Mahasiswa Tolak Lupa Tragedi Jumat Kelabu
"Apalagi banyak orang menyaksikan, karena disiarkan secara virtual," ungkap Krisna.
Perempuan cantik kelahiran kelahiran Kediri, Jawa Timur, 16 Januari 2003 ini mengungkapkan, tarian yang dibawakan bersama teman-temannya dari Sanggar Tari Seni Nuansa Banjarmasin membawakan Tari Astaprana ciptaan Dhea.
"Tarian ini mengisahkan tentang seorang seniman yang jatuh bangun untuk melestarikan topeng di tengah perkembangan zaman," ungkapnya.(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sanggat-tari-banjarmasin.jpg)