Berita HST

Anggota DPRD HST Minta Tidak Ada Penundaan PTM Lagi, ini Alasannya

Anggota Komisi II DPRD HST Yazid Fahmi meminta agar setelah penundaan sementara ini, tidak ada lagi penundaan PTM berikutnya.

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
bpost/dok
Salah satu ruang kelas di SIT Al Kkair Barabai, HST yang sudah diatur sesuai standar protokol kesehatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah mengeluarkan keputusan penundaan sementara pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbats, 9 Juli 2021 lalu.

Alasannya, selain berdasarkan instruksi Gubernur Kalsel dan hasil rapat koordinasi Satgas Covid19 HST, juga melihat peningkatan kasus terkonfirmasi positif covid dan perubahan zona di HST yang masuk risiko sedang.

Menanggapi kebijakan tersebut, anggota Komisi II DPRD HST Yazid Fahmi meminta agar setelah penundaan sementara ini, tidak ada lagi penundaan berikutnya.

“Kami berharap dinas-dinas terkait menyiapkan secara maksimal agar PTM jangan ditunda lagi. Sudah cukup penundaan ini, apalagi kabupaten tetangga sudah melaksanakannya,” kata Yazid, kepada banjarmasipost.co.id, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Ratusan Warga Batu Benawa Kabupaten HST Ikuti Serbuan Vaksinasi di Koramil

Baca juga: Terkendala Fasilitas, Para Mualaf di Desa Patikalin HST Tetap Antusias Mengaji

Menurutnya, akan banyak kerugian bagi masa depan sumber daya manusia di daerah karena metode yang ada membuat para siswa tak memperoleh pendidikan secera maksimal.

Faktanya kata Yazid, sudah belajar secara daring tak begitu efektif bagi siswa.

Selain tak maksimal, banyak dikeluhkan sistem ini membosankan.

“Selain itu tak semua siswa mau mengisi waktu luang dengan belajar secara mandiri di rumah. Yang ada justru keluhan orangtua anaknya lebih banyak main handphone. Ini sungguh tak baik bagi generasi penerus bangsa ini,” kata Yazid.

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel, Supir Mengantuk, Toyota Hilux keluar Jalur di Martapura dan Tabrak Brio

Baca juga: Bunuh Diri di Kalteng, Warga Kotim Akhiri Hidup Potong Biji Kemaluan, Diduga Depresi karena Sakit

Untuk itu selain selain menyiapkan prokes secara maksimal, menurut Yazid penting pula memberi pemahaman terkait PTM, karena selama satu setengah tahunan ini mereka sudah tak terbiasa lagi belajar di ruang kelas sehingga butuh penyesuaian.

Sementara itu, terkait Pemkab HST yang saat ini yang kekurangan Vaksin, dia pun menyesalkan karena kondisi ini terjadi di saat persiapan PTM.

Padahal tenaga pendidik saat ini sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi agar kembali bisa mengajar secara tatap muka.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved