Berita Bisnis

Investor Bakal Dapat Untung? Emiten BBCA Siap Lakukan Stock Split, Ini Jadwal dan Rasionya

Perusahaan dengan kode emiten BBCA itu dikabarkan berniat memecah nilai nominal saham alias stock split. Begini dampaknya bagi investor

Tayang:
kontan
Bank BCA. Investor Bakal Dapat Untung, Emiten BBCA Siap Lakukan Stock Split 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Anda pemburu cuan dari saham BBCA? Maka perhatikan rencana PT Bank Central Asia TBk berikut ini.

Perusahaan dengan kode emiten BBCA itu dikabarkan berniat memecah nilai nominal saham alias stock split.

Adapun aksi korporasi pemecahan saham yang beredar bakal dilakukan dengan rasio 1:5.

Hal ini tentunya akan menjadi angin segar bagi para investor. Sebab stock split, bakal membuat harga saham menjadi lebih murah dan porsi kepemulikan saham juga menjadi lebih banyak.

Dikutip dari Kontan.co.id, aksi korporasi ini akan merubah total saham BBCA dari 24,65 miliar saham menjadi 123,27 miliar saham.

Untuk nilai nominal saham emiten dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini akan berubah dari Rp 62,5 per saham menjadi Rp 12,5 per saham.

BCA melakukan stock split berdasarkan hasil pencermatan perkembangan dan dinamika ekonomi dan pasar di dalam negeri, termasuk aktivitas perdagangan di BEI.

Baca juga: Paket Internet Murah XL, Masa Aktif Unlimited Mulai Rp 13.000 Akses di MyXL

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 2 Sekolah Dasar Halaman 171 172 173 Sampai 179

Seperti dilansir dari di Tribunnews.com dengan judul Nominal Saham BBCA Bakal Dipecah, Ini Rasio dan Jadwal Rencananya.

Hal itu yang mendasari perusahaan memutuskan untuk melakukan stock split guna memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para investor ritel untuk berinvestasi di saham BCA.

"Melalui aksi korporasi stock split ini, kami berharap harga saham BBCA akan lebih terjangkau bagi para investor ritel, utamanya demografi investor muda yang saat ini aktif meramaikan bursa."

"Hal ini juga sebagai bentuk dukungan kami untuk meningkatkan likuiditas perdagangan di pasar modal dalam negeri," kata Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Proses stock split BBCA akan mengikuti keentuan yang berlaku.

Selain itu juga akan dilakukan setelah mendapat persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.

RUPSLB ini bakal digelar pada tanggal 23 September 2021 mendatang.

Setelah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham, BCA akan berkoordinasi dengan BEI untuk memproses stock split yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Oktober 2021.

Sumber: Kontan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved